Langkah Awal Band Pop Asal Bogor “NEAL” Di Kancah Musik Nasional

0
band pop neal
Band Pop asal Bogor, Neal mengawali keseriusannya di belantika musik nasional dengan merilis mini album bertajuk Senandika

ROCKOMOTIF, Bogor – Setelah memperkenalkan single perdananya berjudul ‘Malam’, kini band unit pop asal Bogor, NEAL, akhirnya resmi merilis mini album berjudul ‘Senandika’. Ini menjadi album pertama NEAL dan menjadi langkah awal berkelana di belantika musik Indonesia.

NEAL sendiri sempat vakum cukup lama di mana dulu masih menggunakan nama Daylight. Baru pada tahun 2017 terbentuk nama NEAL ini dan mulai merilis single perdana.

Konsep baru, cerita baru dan ide-ide baru mengiringi kehadiran Neal di panggung musik Indonesia. Suguhan musik yang mudah dicerna, vocal yang gurih, dan kepiawaian para personelnya memainkan alat musik, membuat band ini dipercaya akan bersinar dengan cepat.

Album ‘Senandika’ milik NEAL ini dirilis pada acara Record Store Day di Bogor pada Minggu 29 April 2018. Album yang bermaterikan 5 lagu ini dirilis oleh label asal Bogor juga bernama Tromagnon Records.

Album Senandika menjadi penanda kembali band yang digawangi oleh Hafidz Noorman (Vokal) Adie Prasetya (Bass), Aditya ‘Dc’ Maulana (Gitar), Aditya Maulana (Drum), Arka Achmad (Keyboard), Deni ‘Denol’ Noviandi (Gitar).  Lagu Malam menjadi single pertama pada album Senandika, dan telah dirilis pada November 2017 lalu.

5 Lagu Awal

Selain lagu Malam, lagu-lagu yang ada di album ini adalah Cahaya, To The One I Love, Kembali Pulang, dan Asa. Semua lagu tersebut mendapat respon yang cukup baik saat kita manggung, dan apresiasi yang positif pada skena di kota Hujan.

Album ini diberi judul Senandika karena sebagai wadah mengungkapkan sebuah perasaan dan firasat. Aditya ‘Dc’ yang menulis semua lirik di album ini, mengungkapkan bila semua lirik memiliki kesinambungan, layaknya bercerita.

“Secara garis besar liriknya bercerita, dalam artian punya fantasi yang sebenarnya tidak ada objeknya. Kemudian, semua lirik juga berkesinambungan dari satu lagu ke lagu lainnya,” ujar Aditya ‘Dc’.

Untuk musik di album ini, NEAL mencoba untuk mengeksplor sound-sound baru yang sebelumnya tak dilakukan di Daylight. Bahkan, bassist Pure Saturday, Ade Muir, menilai NEAL memiliki sound yang sangat tahun 90an.

“Ini oke banget, 90s sounds yang kelas banget. Begitu denger entah kenapa yang pertama kebayang adalah band puressence dengan vocal yg lebih “lakilaki” & less distorsi,” ujar Ade memberi testimonial untuk album ini.

Sementara itu, proses pengerjaan album ini dimulai pertengahan 2017. Rekaman dilakukan di Studio 77 Bogor, lalu mixing dan mastering dilakukan oleh Ari Zenal yang sudah banyak menangani album rekaman band-band asal Bogor.

Tertarik untuk mendengarkan musik-musik milik NEAL, Anda bisa berkunjung ke sini ya

SoundCloud: neal_id / https://soundcloud.com/neal_id

Instagram: neal_id / https://www.instagram.com/neal_id/

Youtube: https://bit.ly/2w1zkIt

Twitter: @neal_id / https://twitter.com/neal_id

Facebook: nealmusicid / https://www.facebook.com/nealmusicid/

Website: www.nealmusic.com

LEAVE A REPLY