ROCKOMOTIF, Jakarta – Penjualan aksesoris mobil setelah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mulai menggeliat sejak pertengahan Juni 2020. Hal ini yang dirasakan Chandra Kurniawan, penjual aksesoris mobil di Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menurut Chandra, kondisi PSBB transisi yang saat ini diterapkan, mulai menggairahkan konsumen untuk melakukan penggantian aksesoris, seperti head unit dan sistem audio.
“Ya penjualan sudah lebih baik, agak mendingan dibandingkan pada masa PSBB kemarin. Kenaikan kira-kira sekitar 50 persen, dari kondisi PSBB kemarin,” jelas Chandra, dalam bincangnya.
Menurutnya, prosuk yang masih menjadi primadona konsumen adalah head unit double din, serta aksesoris tv berbasis Android untuk beberapa jenis mobil.
Baca juga: Industri Aftermarket Coba Bertahan Dengan Penjualan Online
“Produknya masih head uni, seperti Pioneer, Kenwood, dan Alpine. Selain itu juga TV Android, masih banyak yang cari. Paling perangkat audio juga ada beberapa konsumen yang mencari,” tambahnya.
Meski kondisi perekonomian mulai membaik, namun Chandra masih merasa risau ketika melihat situasi saat ini. Pasalnya, jumlah korban terus meningkat, dikhawatirkan ada pemberlakukan PSBB kembali.
“Kalau lihat dari jumlah korban, terakhir saya update ada 73.000 orang. Khawatir kalau PSBB diberlakukan lagi. Kalau seperti itu bisa turun lagi penjualannya,” tambahnya.
Meski demikian, sebagai pelaku usaha Chandra berharap bahwa wabah ini cepat berlalu dan bisa memberikan dampak yang lebih positif untuk semuanya.








