ROCKOMOTIF, Jakarta – Industri kendaraan listrik Indonesia berkembang semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, satu model yang mampu menciptakan identitas visual paling kuat sejak awal kehadirannya adalah Wuling BinguoEV.
Mobil listrik kompak ini tidak hanya menawarkan efisiensi energi dan harga kompetitif, tetapi juga memperkenalkan desain ikonik yang segera menarik perhatian konsumen muda, pengguna perkotaan, hingga pecinta otomotif yang menginginkan kendaraan berbeda dari kebanyakan EV lainnya.
Kehadiran Wuling BinguoEV di Indonesia sejak Desember 2023 langsung menandai awal dari tren desain mobil listrik imut, modern, dan penuh karakter.
Penjualannya pun terus melesat hingga mencatat 9.620 unit berdasarkan data wholesale hingga Oktober 2025—menunjukkan penerimaan pasar yang sangat kuat terhadap EV bergaya retro-modern ini.
Baca juga: Wuling Resmi Serahkan Unit Darion ke Konsumen di GJAW 2025
Memasuki ulang tahun ke-8 Wuling di Indonesia, pabrikan tersebut kembali memperkuat posisinya sebagai inovator dengan merilis New BinguoEV pada Juli 2025.
Model terbaru ini hadir dengan sejumlah pembaruan yang menegaskan slogan “Be The Icon”. Tak hanya mempercantik tampilan, Wuling juga meningkatkan kenyamanan dan memperluas fitur agar tetap menjadi acuan di segmen EV kompak nasional.

Desain Eksterior Ikonik yang Membentuk Tren Baru EV Indonesia
Salah satu alasan utama mengapa Wuling New BinguoEV menjadi “ikon” adalah tampilan luarnya yang sangat khas. Mobil ini hadir dengan bahasa desain unik yang menggabungkan elemen retro, futuristik, dan playful.
Hal ini terlihat jelas dari Lampu LED berbentuk X di depan dan belakang, yang memberi karakter visual berbeda sekaligus membuat New BinguoEV mudah dikenali dari jauh. Grille berbentuk berlian, membawa nuansa elegan pada wajah mobil. Kaca spion lipat elektrik baru, yang meningkatkan fungsionalitas sekaligus memperhalus desain keseluruhan.
Kehadiran New BinguoEV dengan desain uniknya bahkan memicu tren baru. Setelah model ini sukses di pasaran, semakin banyak produsen lain yang mencoba mengadopsi gaya desain imut dan ikonik untuk menarik konsumen yang mencari kendaraan listrik penuh ekspresi.
Interior Lapang dengan Warna Baru yang Lebih Premium
Dalam versi terbaru, New BinguoEV mendapatkan sentuhan penyegaran pada interior. Varian Pro hadir dengan warna Caramel Latte, memberi nuansa hangat dan premium. Sedangkan varian Lite menggunakan warna Mocha Latte, yang terlihat lebih modern dan lembut.
Perubahan ini bukan sekadar kosmetik, tetapi benar-benar meningkatkan kenyamanan visual selama berkendara. Warna interior yang lebih kalem juga membuat ruang kabin terasa homey dan cocok untuk penggunaan harian.
Baca juga: Wuling Hadirkan Alvez Baru di GJAW 2025, Harga Rp 200 Jutaan
New BinguoEV juga mempertahankan reputasinya sebagai EV kompak dengan kabin paling lapang. Mobil ini menyediakan kapasitas ruang penyimpanan hingga 790 liter, lengkap dengan 15 kompartemen serbaguna yang membuat aktivitas berkendara semakin praktis. Kursi pengemudi dapat diatur enam arah, sementara fitur power window otomatis naik-turun menambah kenyamanan.

Pengalaman Berkendara Lebih Modern dengan Beberapa Pembaharuan
Wuling memperbarui beberapa aspek untuk memastikan New BinguoEV tetap relevan dengan kebutuhan pengguna modern. Daftar pembaruannya meliputi:
- Interkoneksi smartphone baru yang membuat penggunaan aplikasi navigasi dan multimedia semakin mudah.
- Kaca spion yang bisa dilipat secara elektrik
- Nuansa warna interior yang berbeda memberikan nuansa modern dan hangat
- Tambahan pilihan warna bodi
- Dua pilihan varian Pro dan Lite, yang memudahkan konsumen memilih sesuai kebutuhan dan anggaran.
Selain itu, New BinguoEV juga masih menawarkan empat mode berkendara yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan performa mobil dengan kondisi jalan maupun preferensi mengemudi.

Efisiensi Tinggi: Jarak Tempuh 333 km dengan Konsumsi Energi Irit
Keunggulan lain New BinguoEV adalah efisiensi penggunaan energinya. Dengan baterai 31,9 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 333 km berdasarkan standar penggunaan harian di kota.
Baca juga: Tempuh 1.200 Km, Wuling Darion PHEV Belum “Nyerah” Juga
Meski termasuk EV kompak, performanya tetap responsif berkat Daya 50 kW dan Torsi 150 Nm.
Kemampuan pengisian ulang baterainya juga cepat. Pengisian DC hanya membutuhkan 35 menit untuk mencapai 80% dari 30%. Ini menjadikannya pilihan tepat bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Diproduksi di Indonesia dengan TKDN 40%
Wuling Indonesia bangga memproduksi New BinguoEV secara lokal di pabrik Cikarang. Dengan TKDN 40%, model ini mendukung program elektrifikasi pemerintah serta membuka peluang industri komponen lokal untuk berkembang.
Wuling berhasil menjaga harga New BinguoEV tetap menarik meskipun mendapat banyak pembaruan:
- New BinguoEV Lite – Rp 279 jutaan
- New BinguoEV Pro – Rp 332 jutaan
*Harga berlaku untuk wilayah Jakarta mulai 11 Juli 2025.








