XPENG P7+ Tawarkan Jarak Tempuh 1.550 Km di 36 Negara

0
xpeng p7+

ROCKOMOTIF, Jakarta – Memasuki tahun 2026, peta persaingan otomotif global mengalami pergeseran besar dengan hadirnya varian terbaru XPENG P7+. Produsen kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok ini secara resmi mengumumkan strategi ambisius untuk memasarkan sedan flagship cerdasnya ke 36 negara di seluruh dunia.

Langkah ini menegaskan posisi XPENG bukan lagi sekadar pemain domestik, melainkan penantang serius bagi merek-merek mapan di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia Tenggara. XPENG P7+ 2026 hadir dengan kombinasi desain aerodinamis, kecerdasan buatan (AI) tingkat tinggi, dan efisiensi energi yang belum pernah dicapai oleh kompetitor di kelasnya.

Baca juga: Setahun Xpeng Indonesia Sukses Gapai Pencapaian Ini

Untuk XPENG P7+ ini sekarang juga tersedia dua varian, yaitu mobil listrik murni (BEV) dan EREV (Extended Range EV) alias Hybrid. Versi listrik murni tersedia tiga opsi baterai dengan jarak tempuh 615 km, 687, dan 725 km.

P7+ EREV

Keunggulan utama adalah kemampuan XPENG P7+ untuk menempuh jarak hingga 1.550 kilometer. Angka spektakuler ini dicapai melalui penggunaan sistem Kunpeng Super Electric, sebuah teknologi extended-range (EREV) generasi terbaru.

xpeng p7+

Untuk P7+ EREV punya jarak tempuh baterai hinggga 430 km dipadukan mesin 1.5 turbo bertenaga 148 hp dan motor listrik yang punya output hingga 241 hp.

Teknologi ini menggabungkan baterai berperforma tinggi dengan mesin efisiensi tinggi yang berfungsi sebagai generator listrik. Sehingga memungkinkan mobil menempuh perjalanan jarak jauh tanpa ketergantungan penuh pada infrastruktur pengisian daya.

Dengan jangkauan ini, XPENG berhasil menghapus hambatan psikologis konsumen terkait “kecemasan jarak tempuh,” menjadikan mobil listrik sangat relevan untuk perjalanan lintas provinsi maupun negara.

Baca juga: Produksi Xpeng X9 Jadi Prioritas, Ini Kata Xpeng Indonesia

XPENG P7+ 2026 memposisikan dirinya sebagai “Mobil AI Pertama di Dunia.” Kendaraan ini menggunakan sistem mengemudi cerdas XNGP (XPENG Navigation Guided Pilot) yang sepenuhnya berbasis visi mesin (computer vision).

Berbeda dengan teknologi lama yang sangat bergantung pada peta beresolusi tinggi, sistem AI pada P7+ mampu memahami kondisi jalan secara real-time layaknya mata manusia.

Hal ini memungkinkan kendaraan beroperasi secara otonom di berbagai medan jalan. Mulai dari jalan raya bebas hambatan hingga gang-gang sempit di perkotaan, dengan tingkat keamanan yang sangat presisi.

Ekspansi Global ke 36 Negara dan Standar Internasional

Strategi ekspansi ke 36 negara menunjukkan kesiapan infrastruktur dan layanan purna jual XPENG di pasar internasional. Untuk mendukung langkah ini, XPENG P7+ 2026 telah memenuhi standar keamanan internasional tertinggi, termasuk peringkat bintang lima dari Euro NCAP.

XPENG juga akan melakukan penyesuaian fitur software dan bahasa yang terlokalisasi untuk tiap kawasan. Termasuk integrasi layanan digital yang populer di masing-masing negara.

Fokus ekspansi ini mencakup wilayah strategis di Eropa dan Asia. Di mana permintaan akan kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi pintar terus meningkat secara signifikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here