ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menargetkan pencapaian bersejarah dengan memproduksi 100 juta unit motor Honda secara kumulatif di Indonesia pada 2026.
Momentum ini sekaligus menjadi perayaan 55 tahun kiprah Honda di Tanah Air sejak memulai bisnis sepeda motor pada 1971.
Executive Vice President AHM, Thomas Wijaya, menyampaikan bahwa perjalanan panjang Honda di Indonesia telah menjadikan sepeda motor sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat. “Selama lebih dari lima dekade, motor Honda tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga sarana utama mobilitas, produktivitas, hingga penggerak roda perekonomian nasional.”
Dominasi Honda di pasar sepeda motor Indonesia memang tidak terbantahkan. Berbagai model, mulai dari motor bebek, sport, hingga motor matic Honda, dipercaya mampu memenuhi kebutuhan konsumen dari berbagai segmen.
Baca juga: Wahana Honda Bukukan Penjualan Lebih dari 500 unit di IIMS 2026
Jaringan ekosistemnya pun sangat luas, melibatkan industri komponen lokal, jaringan diler resmi, perusahaan pembiayaan, hingga jutaan tenaga kerja di seluruh Indonesia.
Target 100 juta unit ini menjadi simbol kuat kontribusi AHM terhadap industri otomotif nasional. Selain menciptakan lapangan kerja, kehadiran Honda juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan negara dan penguatan industri manufaktur dalam negeri.
Untuk menjaga daya saing, AHM terus melakukan inovasi produk, termasuk pengembangan motor listrik Honda serta peningkatan teknologi ramah lingkungan.
Dalam 15 tahun terakhir, perusahaan menggelontorkan investasi bernilai puluhan triliun rupiah untuk pengembangan produk, peningkatan fasilitas produksi, penguatan rantai pasok, dan lokalisasi komponen.
Baca juga: Beli Motor Honda Awal Tahun Lebih Untung, Cek Di Sini
Langkah investasi besar tersebut mempertegas posisi Indonesia bukan hanya sebagai pasar sepeda motor terbesar, tetapi juga sebagai basis manufaktur strategis Honda di tingkat global.
Dengan target ambisius ini, AHM optimistis mampu menorehkan sejarah baru sekaligus memperkuat kepemimpinan Honda di industri sepeda motor Indonesia.








