Dampak Pencabutan Subsidi, Penjualan BYD Turun Drastis

0
Penjualan BYD turun
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Memasuki tahun 2026, penjualan BYD turun drastis dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini diungkapkan lantaran adanya pencabutan subsidi mobil listrik, sehingga banyak konsumen melakukan pembelian pada akhir tahun 2025.

Mengutip sejumlah informasi, penurunan tersebut tercatat pada Januari 2026, pihaknya membukukan penjualan sebanyak 210.051 unit atau mengalami kemerosotan tajam sebesar 30,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Adapun pada Januari 2025, perusahaan otomotif asal Tiongkok ini berhasil mencapai angka 300.538 unit, dan terlihat dari angka yang dikumpulkan pada Januari 2026 penjualan BYD turun drastis.

Tidak hanya berdasarkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, pada Januari 2026, pabrikan ini juga mengalmi penurunan sekitar 50 persen bila dibandingkan dengan Desember 2025. Hal ini lantaran adanya perubahan dari program insentif yang berlaku pada 1 Januari 2026.

Kendati demikian, untuk performa ekspor kendaraan yang dilakukan oleh BYD mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Dari angka yang dilaporkan, mereka mengirimkan kendaraan sebanyak 100.482 unit atau meningkat secara tahunan. Tetapi bila periodenya dipersempit per bulan, angka tersebut justru merosot sebesar 24,55 persen.

Namun, mereka tetap menargetkan untuk bisa menjual sebanyak 1,3 juta unit mobil di luar Tiongkok tahun ini. Angka tersebut mengalami peningkatan 24 persen dari capaian yang telah dicapai pada 2025. (*)

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here