Indonesia Kokoh Sebagai Pasar Motor Terbesar Ketiga Dunia

0
honda pcx160 giias 2025
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Indonesia kembali membuktikan taringnya sebagai raksasa otomotif global. Saat ini, Tanah Air secara konsisten menempati posisi sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia, hanya berada di bawah Tiongkok dan India.

Predikat ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan dari dinamika mobilitas masyarakat dan ketergantungan yang tinggi terhadap kendaraan roda dua.

Berdasarkan data terbaru, volume penjualan sepeda motor domestik yang dilaporkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) terus menunjukkan tren positif.

Faktor utama penggerak pasar ini adalah fungsi motor sebagai alat transportasi utama yang efisien bagi jutaan penduduk. Mulai dari komuter harian, pelaku UMKM, hingga jutaan pengemudi ojek daring menjadikan motor sebagai sarana mata pencaharian utama.

Baca juga: AHM Targetkan Produksi 100 Juta Unit Motor Honda di Indonesia pada 2026

Executive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya, mengungkapkan bahwa pangsa pasar Indonesia telah menyumbang lebih dari 10% terhadap total penjualan motor dunia.

“Kalau kita lihat pasar motor dunia itu sekitar 50 juta sampai 60 juta unit per tahun. Indonesia berada di peringkat tiga dunia, dengan kontribusi di atas 10%. Tahun lalu saja angkanya mencapai 6,4 juta unit,” ujar Thomas Wijaya di Jakarta baru-baru ini.

Besarnya pasar domestik ini membuat posisi Indonesia sejajar dengan raksasa otomotif lainnya. Thomas menambahkan bahwa kapasitas produksi AHM sendiri sering kali menempati posisi puncak dalam jaringan global Honda, dengan total produksi domestik mencapai hampir 5 juta unit per tahun.

Posisi Indonesia yang strategis di peringkat tiga besar dunia ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat terhadap kendaraan pribadi tetap stabil meski di tengah tantangan ekonomi global. Hal ini juga didukung oleh kemudahan akses pembiayaan dan inovasi pabrikan yang terus merilis model-model terbaru yang semakin canggih.

Baca juga: Suzuki Uji Kompetensi Teknisi Sepeda Motor Secara Nasional

Industri ini bukan sekadar soal angka penjualan, melainkan ekosistem besar yang melibatkan ratusan ribu tenaga kerja. Saat ini, diperkirakan ada sekitar 600 ribu hingga 700 ribu orang yang terlibat dalam rantai bisnis ini—mulai dari manufaktur, pemasok komponen (tier 1 hingga tier 3), hingga jaringan distribusi, pembiayaan, dan asuransi.

Investasi yang ditanamkan pun tidak main-main. Dalam 15 tahun terakhir, puluhan triliun rupiah telah dikucurkan untuk pengembangan produk lokal. Dengan pencapaian kumulatif 100 juta unit produksi selama 55 tahun terakhir, industri sepeda motor terus menjadi penggerak utama dalam pergerakan ekonomi di seluruh penjuru nusantara.

Optimisme ini diprediksi akan terus berlanjut pada tahun 2026, di mana Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menargetkan volume penjualan tetap stabil di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here