ROCKOMOTIF, Jakarta – Antusiasme masyarakat terhadap mobil hybrid di Indonesia terus meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya minat terhadap Toyota Veloz Hybrid, yang sejak pertama kali diperkenalkan berhasil mencatatkan angka pemesanan cukup besar di pasar domestik.
PT Toyota Astra Motor (TAM) mengungkapkan bahwa total pemesanan Veloz Hybrid telah mencapai 6.500 unit dalam periode November 2025 hingga Februari 2026. Angka tersebut menunjukkan respons positif dari konsumen terhadap teknologi elektrifikasi yang semakin diminati di Tanah Air.
Direktur Marketing TAM, Jap Ernando Demily, menjelaskan bahwa permintaan terhadap Veloz Hybrid bahkan meningkat signifikan dibandingkan model bermesin konvensional. “Sampai hari ini tercatat 6.500 unit, berarti kalau kita bagi bulan rata-rata sekitar 1.800 unit,” ujarnya.
Baca juga: Dominasi Pasar di 2025, Satu Dari Tiga Mobil di Indonesia itu Toyota
Untuk memenuhi permintaan tersebut, Toyota mulai melakukan distribusi unit secara bertahap kepada konsumen. Pengiriman kendaraan dimulai sejak minggu terakhir Februari 2026, dengan target sebagian unit sudah diterima pelanggan sebelum periode mudik Lebaran.
Ernando menambahkan bahwa Toyota menargetkan sekitar 2.000 unit dapat dikirim kepada konsumen dalam tahap awal. “Distribusi mulai kita lakukan di minggu terakhir Februari. Target kami dari 6.500 itu bisa kita sapu bersih sampai dengan bulan April 2026,” jelasnya.
Veloz Hybrid sendiri dipasarkan dalam beberapa varian dengan rentang harga mulai sekitar Rp 299 juta hingga mendekati Rp 390 juta tergantung tipe dan paket aksesori yang dipilih konsumen.
Baca juga: Toyota Veloz Hybrid Siap Masuk Garasi Konsumen Mulai Februari 2026
Dari sisi teknologi, MPV ini menggunakan mesin 1.500 cc berkode 2NR-VEX yang dipadukan dengan sistem Toyota Hybrid System. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 111 PS, serta menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan model konvensional.
Dengan tingginya minat pasar, kehadiran Toyota Veloz Hybrid menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi—khususnya teknologi hybrid—semakin diterima masyarakat Indonesia sebagai solusi mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan.








