Penjualan BYD Rontok Pada Awal Tahun 2026

0
Penjualan BYD rontok awal tahun 2026
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Pada periode Januari dan Februari 2026, penjualan BYD rontok drastis bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025. Hal ini bukan sesuatu yang mengenakkan, sebab awal tahun kerap dijadikan trigger untuk meningkatkan penjualan.

Mengutip informasi CNEVPOST, pada Januari 2026 ini, produsen tersebut hanya mampu membukukan angka 210.051 unit. Sementara pada Januari 2025, unit yang berhasil mereka jual adalah sebanyak 300.538 unit.

Rupanya penurunan penjualan BYD tersebut telah berlangsung selama enam bulan berturut-turut berdasarkan data yang telah dirilis beberapa waktu lalu.

Penurunan pun juga terjadi pada Februari 2026, di mana mereka mengalami kehilangan sebesar 41,09 persen atau hanya mampu menjual sebanyak 190.190 unit. Sementara pada Februari 2025, angka yang diukir mampu mencapai 322.846 unit.

Dalam laporan yang disebutkan tersebut, salah satu penngaruh penurunan penjualan BYD adalah dikarenakan adanya Libur Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada 15 dan 23 Februari. Dengan kondisi tersebut, untuk produksi dan pengiriman dikatakan terkena dampaknya cukup besar.

Kendati demikian, penjualan BYD secara ekspor berhasil mencatatkan angka yang impresif. Sepanjang dua bulan awal 2026, angka ekspor mobil listrik mereka melonjak dengan mengukir angka 100.482 unit pada Januari 2026 dan 100.600 unit pada Februari 2026.

Melihat adanya penurunan penjualan BYD tersebut, perusahaan akhirnya secara resmi bergabung dengan tren promosi pinjaman mobil jangka panjang pada akhir bulan lalu, dengan beberapa merek di bawahnya yang menghadirkan rencana pembiayaan berbunga rendah hingga tenor 7 tahun. (*)

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here