ROCKOMOTIF, Jakarta – Hyundai Motor Company resmi memperkenalkan Hyundai Boulder Concept dalam ajang New York International Auto Show 2026. Mobil konsep ini menjadi sorotan karena menandai langkah serius Hyundai memasuki segmen kendaraan off-road dan pickup berbasis ladder frame (body-on-frame) yang selama ini didominasi pabrikan Amerika.
Hyundai Boulder Concept hadir dengan desain SUV boxy yang gagah dan fungsional, mengusung filosofi desain “Art of Steel”. Tampilan eksteriornya menonjolkan karakter tangguh dengan garis tegas, ground clearance tinggi, serta penggunaan ban off-road berukuran besar hingga 37 inci.
Selain itu, terdapat fitur unik seperti tailgate dua arah dan kaca belakang yang dapat diturunkan, menambah fleksibilitas untuk kebutuhan utilitas.
Baca juga: Ribuan Hyundai Palisade Hybrid Ditarik, Fitur Lipat Kursi Otomatis Jadi Penyebab
“Boulder Concept menunjukkan bagaimana Hyundai ingin memberikan apa yang diinginkan konsumen, khususnya di pasar Amerika,” ujar José Muñoz.
Pernyataan ini menegaskan bahwa model ini bukan sekadar konsep, tetapi bagian dari strategi besar Hyundai untuk bersaing di segmen kendaraan petualang.

Secara teknis, Boulder dibangun di atas platform body-on-frame pertama Hyundai yang akan menjadi basis pengembangan model masa depan, termasuk pickup ukuran menengah yang direncanakan meluncur sebelum 2030.
Platform ini dirancang untuk kebutuhan berat seperti towing, hauling, dan off-road ekstrem, sekaligus memperluas portofolio Hyundai di pasar global.
Baca juga: Hyundai Perluas Layanan Sewa Mobil di Indonesia, Biaya Mulai Rp 6 Juta
Interiornya juga mencerminkan karakter petualang dengan material kokoh, tombol fisik, serta sistem informasi berbasis layar dan head-up display. Hyundai bahkan menyematkan teknologi panduan off-road berbasis software untuk membantu pengemudi menghadapi medan sulit.
Dengan hadirnya Boulder Concept, Hyundai menunjukkan arah baru dalam pengembangan kendaraan tangguh. Model ini menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai siap bersaing di segmen SUV dan pickup global dengan pendekatan teknologi, desain, dan kapabilitas yang lebih serius.








