Setiawan Santoso Ukir Kemenangan Emosional di GTWCA Sepang 2026

0
Setiawan Santoso GTWCA 2026
Setiawan Santoso mengangkat trofi kemenangan di Sepang (Foto: Zulhafid)
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Pembalap Indonesia, Setiawan Santoso, membagikan kisah penuh dinamika bersama tim Climaxx Racing asal China dalam rangkaian balap terbarunya, di seri pertama GT World Challenge Asia 2026.

Tahun ini, ia turut berpindah tim dari yang sebelumnya Earl Bamber Motorsport (EBM), kini ia bernaung di bawah Climaxx Racing. Menurutnya, ada alasan di balik hijrahnya ia ke tim tersebut.

“Alasannya karena mendapat paket penawaran yang baik dan perbedaannya cukup signifikan dari segi biaya dan partner driver yang lebih mumpuni,” ujar Setiawan Santoso.

Namun, pada race pertama yang berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia, menjadi momen yang sulit baginya. Ia mengakui melakukan kesalahan fatal di saat krusial, tepat sebelum pergantian pembalap.

“Saya membuat kesalahan fatal di lap terakhir sebelum masuk pit untuk driver change. Mobil spin di tikungan ke 2 karena saya terlalu push saat kondisi ban sudah panas dan grip menurun,” jelasnya.

Setiawan Santoso GTWCA 2026
Ia harus berjibaku ekstra di race kedua GTWCA Sepang 2026 (Foto: Zulhafid)

Insiden tersebut membuat mobil keluar lintasan dan mengalami kerusakan serius. Dampaknya pun dirasakan oleh rekan setim Setiawan Santoso yang melanjutkan balapan.

“Splitter depan pecah dan tie rod bengkok, sehingga driver partner saya sangat kesulitan mengendarai mobil. Beruntung kami masih bisa finish walaupun hasilnya sangat jelek,” katanya.

Ia juga menyayangkan hilangnya peluang untuk meraih hasil lebih baik.

“Jika tidak terjadi kesalahan itu, potensi kami bisa masuk top 10 overall. Tapi begitulah balap, kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” tambahnya.

Memasuki Race 2, kondisi mulai membaik meski mobil belum sepenuhnya pulih. Tim tetap mampu tampil kompetitif hingga meraih hasil maksimal.

“Race ke 2 berjalan lancar walaupun mobil belum 100%. Driver partner saya melakukan start dengan baik dan memperbaiki posisi sebelum driver change ke saya,” ungkap Setiawan Santoso.

Setiawan Santoso GTWCA 2026
Tahun ini ia bergabung bersama Climaxx Racing (Foto: Zulhafid)

Ia kemudian berhasil mempertahankan performa hingga akhir balapan.

“Saya bisa menjaga posisi pertama di kelas dan memenangkan Race 2 di kelas AM,” tegasnya.

Setiawan Santoso kini mengalihkan fokus ke balapan di Mandalika, yang dianggapnya sangat penting sebagai ajang di Tanah Air yang bakal digelar pada 1-3 Mei 2026.

“Balap Mandalika penting buat saya. Semoga bisa berjalan lancar dengan hasil yang baik,” ujarnya.

Sebagai persiapan, ia menegaskan akan meningkatkan intensitas latihan.

“Saya akan banyak latihan di simulator, latihan fisik, dan mempelajari video in-car untuk meningkatkan kemampuan,” tutupnya. (*)

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here