ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Chery Sales Indonesia, sebagai agen pemegang merk di Tanah Air, resmi memberikan pernyataan resmi atas kejadian Tiggo Cross CSH yang terbarkar pada 31 Maret 2026 di Ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Dalam pernyataan tersebut, PT CSI, belum bisa memberikan keterangan terkait permasalahan yang menimpa mobil hybrid tersebut. Saat ini, tim internal telah melakukan investigasi bersama tim teknis di lokasi sesuai dengan standar dan prosedur inspeksi global.
“Berdasarkan kronologi, kendaraan tersebut dikendarai untuk keperluan pengantaran internal, dari dealer menuju area penyimpanan. Pengantaran ini merupakan proses yang tidak terkait pembelian atau perjalanan konsumen. Kami juga memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini,” tulis pernyataan PT CSI.
Masih dalam keterangan resmi tersebut, PT CSI menyatakan bahwa tidak ada masalah teknis pada tampilan MID.
“Berdasarkan hasil investigasi awal, pengemudi menyampaikan bahwa kendaraan berfungsi secara normal tanpa adanya notifikasi error pada sistem dashboard, dan mulai menepi setelah melihat adanya asap. Sumber insiden dan kemunculan asap terindentifikasi berasal dari area bagian depan kendaraan,” jelas pernyataan tersebut.
Kendati demikian, pihak internal belum bisa menyimpulkan indikasi awal apakah insiden tersebut berasal dari baterai maupun sistem kelistrikan, yang berada di bagian bawah kendaraan pada area tengah hingga belakang.
Pihak PT CSI juga tidak menyampingkan kemungkinkan lain atas kebakarnya Tiggo Cross CSH disebabkan atas material eksternal atau benda asing di luar komponen produk.
Saat ini, tim teknis Chery tengah melakukan investigasi secara komprehensif. Chery akan bekerja sama penuh dengan para pihak terkait sejalan dengan komitmen kami
terhadap keselamatan, kualitas produk, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. (*)








