Review Ferrari 812 Superfast Di Maranello, Italia

0
Sirkuit Fiorano merupakan tempat diujinya semua superar Ferrari sebelum diluncurkan ke publik
Sirkuit Fiorano merupakan tempat diujinya semua superar Ferrari sebelum diluncurkan ke publik
suzukiertigahybrid

ROCKOMOTIF, Maranello – Beberapa bulan silam, salah satu redaksi Rockomotif.com berkesempatan menginjakkan kakinya di rumah Kuda Jingkrak. Ya, ia berkunjung ke Maranello, Italia untuk menjadi orang Indonesia pertama yang merasakan performa buas Ferrari tercepat saat ini, 812 Superfast.

Jarak sejauh 11.000 km dengan waktu tempuh kurang lebih 17 jam untuk terbang dari Jakarta menuju Bologna, Italia. Semua saya tempuh untuk menguji sebuah mobil dengan nilai luhur yang tinggi yang pernah ada di dunia.

Walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama, saya tidak sabar untuk segera bertemu langsung dengan mobil bernama 812 Superfast milik Ferrari ini. Seperti apa dan bagaimana performa dari mobil yang dilabeli nama Superfast tersebut? Untuk mengungkapnya kami akan menjelaskan sedikit sejarah terciptanya mobil Ferrari 812 Superfast tersebut.

Menurut Ferrari, dalam membuat sebuah model mobil yang paling sulit dihadapi adalah bagaimana membuat mobil dengan kemampuan yang lebih dari model sebelumnya. Bahkan yang lebih sulitnya lagi, pengembangan mesin baru yaitu mesin 12 silinder dengan power unit yang telah  digunakan sejak 70 tahun yang lalu.

Nama Superfast sendiri tidaklah datang begitu saja, pada tahun 1956 Ferrari sudah memiliki mobil dengan kode nama tersebut, Ferrari 410 Superamerica. Namun nama Superamerica tersebut diganti menjadi Superfast beberapa tahun kemudian.

Ferrari 812 Superfast di FIorano
Ferrari 812 Superfast berjejer di Fiorano, Italia

Membawa DNA mobil Grand Tourer milik Berlinetta, tentunya model 812 Superfast diklaim mampu dikendarai dengan jarak yang cukup panjang layaknya kemampuan mobil GT pada umumnya.

Tenaga mesin dari Ferrari 812 Superfast telah ditambahkan sebanyak 60 hp ketimbang model sebelumnya yaitu Ferrari F12 Berlinetta. Sehingga boleh kita katakan mobil ini merupakan mobil tercepat dan paling bertenaga yang berada di jalanan saat ini.

Baca Juga: Supercar Paling Edan, Ferrari 812 Superfast Dijual di Indonesia

Untuk membuat mesin yang bertenaga mengeluarkan kemampuan maksimalnya, dibutuhkan kalkulasi bobot yang matang dan keselarasan antara gardan depan dan belakang serta sistem transmisi. Seperti model Ferrari lainnya yang mengandung DNA Kuda Jingkrak, kelahiran Berlinetta terbaru ini menawarkan pengalaman berkendara di trek maupun jalan raya yang mengagumkan.

Tetap stabil walaupun memiliki torsi dan tenaga yang besar namun tidak menyampingkan kenyamanan saat berkendara. Bisa dikatakan Ferrari 812 Superfast merupakan sebuah mobil yang dibuat bagi para pecinta Ferrari yang menginginkan tenaga besar, torsi besar serta kemampuan di trek namun bisa dikendarai sehari-hari.

Desain Dengan Aerodinamika Sempurna

Nuansa mobil GT sangat kental di sekujur bodi Ferrari 812 Superfast.  Bisa dilihat dari bagian ekor yang dibuat pendek, bagian depan yang lebih panjang untuk menampung mesin V12 berkapasitas 6,5-liter serta torehan-torehan garis yang lebih tajam guna memberikan aerodinamika yang baik.

Di bagian depan, terdapat saluran udara di sebelah lampu utama hingga bagian kap mesin dibuat terintegrasi dengan kap mesin dan fender. Desain tersebut seolah-olah menjadi otot dari 812 Superfast sekaligus memberikan aerodinamika mobil yang sangat baik.

Pit Stop di Fiorano
Desain 812 Superfast masih membawa desain F12 Berlinetta

Para desainer Ferrari 812 Superfast benar-benar membuat sebuah mobil dengan desain yang memiliki aerodinamika sempurna. Saluran udara di seluruh mobil dibuat sedemikian rupa guna mengalirkan udara di sekujur bodi.

Di mulai dari saluran udara depan yang mengarah ke bagian kap mesin lalu menuju bagian atap mobil hingga ke bagian belakang. Hingga saluran udara dari bemper depan yang mengarah ke bagian sisi mobil. Apapun mereka lakukan guna mengalirkan udara sehingga mobil seolah-olah menyatu dengan angin.

Di bagian belakang, difuser yang menggantung terhubung dengan sayap bi-plane guna mengalirkan udara diantara difuser dan splitter sehingga tidak tercipta hambatan yang bisa mengurangi unsur aerodinamika sebuah mobil.

Sementara untuk interiornya, karakter yang sangat sporty bisa kita jumpai kala memasuki mobil tersebut. Selain sporty namun juga sangat radikal menurut kami. Mengapa? Seluruh panel instrumen dan elemen yang terkandung di dalam Ferrari 812 Superfast sangat ringan.

Ringan disini berarti simple namun tidak minimalis, sepertinya para arsitek Ferrari mendesain sedemikian rupa guna memberika kemudahan dalam pengaplikasian setiap insturmennya. Pusat komando di bagian pengemudi bisa penumpang rasakan di layar horisontal kursinya dimana sang penumpang ikut merasakan mengendalikan mobilnya.

Didominasi oleh warna hitam yang tentunya sangat harmonis dengan warna keselurhan kabin, jok Ferrari 812 Superfast di desain ergonomis dengan sentuhan sporty yang menggambarkan kabin mobil balap sesungguhnya.

Tampak belakang Ferrari 812 Superfast
Tampak belakang Ferrari 812 Superfast

Performa Ferrari 812 Superfast

Berbicara performa sudah tentu kita membicarakan mesin V12 yang digunakan pada mobil ini. Ferrari 812 Superfast menggunakan mesin Berlinetta yang sudah dikembangkan kembali. Mesin V12 berkapasitas 6,5-liter ini mampu menghasilkan torsi maksimal sebesar 718 Nm di putaran mesin 7.500 rpm, sudah terbayang bagaimana jambakan tenaga saat kita menekan pedal gas dalam-dalam.

Mesin V12 naturally-aspirated berkapasitas 6,5-liter ini telah direkayasa sedemikian rupa oleh para insinyur Ferrari. Agar mampu mengeluarkan tenaga layaknya mobil 12 silinder pada umumnya namun tetap memiliki emisi dan konsumsi bahan bakar yang rendah. Untuk mewujudkannya, mereka memutuskan untuk terfokus pada optimalisasi sistem intake dan pembakaran.

Aspek tersebut bekerja dengan cara memaksimalkan udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran sehingga pembakaran terjadi sangat sempurna. Hasilnya, mesin tersebut mampu mengeluarkan output sebesar 800 hp di putaran mesin 8.500 rpm. Sebuah rekor baru yang Ferrari torehkan dalam sejarah otomotif dunia.

Sebelum berlari bersama Ferrari 812 Superfast di lintasan Sirkuit Fiorano, beberapa jurnalis yang telah dibagi menjadi dua grup diberi waktu untuk mencoba sedikit performa dari mobil tersebut untuk menikmati pemandangan di atas bukit yang indah.

Saya sangat beruntung menjadi orang pertama dari Indonesia yang mencoba model terbaru dari Ferrari tersebut. Rute yang akan kami tempuh kurang lebih 90km dengan estimasi waktu 2 jam. Rute tersebut mengarah ke bagian selatan Maranello tepatnya jalan berkelok menuju Samone. Tombol start-pun segera kami tekan yang disambut dengan jeritan khas mesin V12 yang merdu.

Pertama kali mengendarai 812 Superfast membuat saya sedikit gugup ketika menginjak pedal gas. Terlintas untuk tidak terlalu dalam menggenjot performa mesin, namun adrenalin yang semakin meluap berkata lain.

Suasana pegunungan di Maranello. Di sinilah dulu Enzo Ferrari suka menguji Ferrari terbarunya
Suasana pegunungan di Maranello. Di sinilah dulu Enzo Ferrari suka menguji Ferrari terbarunya

Melibas Perbukitan Bologna

15 menit berkutat dengan lampu merah dan padatnya jalanan kota Maranello akhirnya kami menjumpai jalan pegunungan dengan semilir angin yang sejuk. Saatnya untuk mengganti mode dari ‘Sport’ ke mode ‘Race’ guna memberikan feeling yang lebih baik terhadap mobil ini.

Raungan mesin dengan sedikit bunyi letupan sangat terasa indah ketika saya melibas tikungan pegunungan. Begitu juga ketika berakselerasi setelah keluar tikungan, suara yang dihasilkan mesin membuat adrenalin anda semakin terpacu untuk menginjak pedal gas.

Perpindahan gigi yang lembut dan responsif kami rasakan ketika saya menekan paddle shift untuk menurunkan dan menaikkan gigi. Ternyata, Ferrari 812 Superfast sudah dibekali oleh teknologi mobil F1, di mana transmisi yang digunakan adalah transmisi dual-clutch 7-percepatan dengan rasio gigi yang pendek.

Rasio gigi yang pendek di dalam transmisi 812 Superfast direkayasa sedemikian rupa guna memberikan tarikan tenaga yang luar biasa dari mesin baik di gigi rendah hingga gigi teratas. Selain itu para ininyur-pun telah mengurangi jeda waktu ketika kita menaikkan dan menurunkan gigi sebanyak 30%.

Kombinasi antara rasio gigi rendah dan jeda waktu perpindahan gigi yang telah dikurangi menghasilkan akselerasi yang baik sehingga mobil tidak membuang tenaga yang tidak diperlukan.

Saya hampir terbawa suasana mobil yang ingin terus berlari sampai-sampai mengabaikan pemandangan indah dari perbukitan di bagian utara Bologna. Melibas tikungan tajam sekalipun merupakan hal yang mudah bagi mobil yang mampu melesat 0-100 kpj hanya dalam waktu 2,9 detik saja.

Seiring dengan berjalannya waktu, saya harus tetap melanjutkan perjalanan kembali menuju Sirkuit Fiorano dan menahan diri untuk mencoba berlari bersama Ferrari 812 Superfast. 

Pista di Fiorano

Suguhan khas Italia yaitu pasta disuguhkan kepada saya guna mengisi kembali tenaga yang terkuras ketika berkendara sejauh 90km. Dan tentunya kami kembali siap untuk memacu adrenalin di lintasan sesungguhnya, Sirkuit Fiorano.

Saatnya-pun tiba, pengujian sesungguhnya dari Ferrari 812 Superfast. Kami diberikan total 6 lap. Dim ana 2 lap pertama merupakan lap pemanasan sekaligus pengetahuan mengenai kemampuan mobil tersebut di berbagai mode berkendara. Dengan sisa 4 lap, kami diperbolehkan untuk menggenjot performa 812 Superfast sebanyak 3 lap dan 1 lap terakhir untuk mendinginkan mesin.

Pada lap pertama dan kedua kami tidak duduk di kursi pengemudi melainkan sebagai penumpang. Perlahan meninggalkan pitstop seketika sang instruktur menancapkan kaki dalam-dalam di pedal gas dan kami hampir tidak bisa bernafas saat itu. Sungguh tenaga yang mengerikan keluar dari mesin V12 yang sudah mendapatkan pengembangan yang sempurna.

Lap berikutnya, sang instruktur menunjukkan bagaimana setiap mode berkendara di kemudi mempengaruhi tenaga dan sifat mobil itu sendiri. Tikungan ke-6 menjadi pembuktian kebuasan dari Ferrari 812 Superfast. Ketika sang instruktur mengubah mode dari ‘Sport’ menjadi ‘ESC Off’. Di mana fungsi beberapa teknologi untuk menjaga kestabilan dan menjaga tenaga yang dikeluarkan dimatikan.

Decitan ban mulai terdengar dan asap putih yang berasal dari ban pun muncul ketika instruktur menampilkan apa yang terjadi jika kita mengubah mode berkendara ke level tersebut.

Tidak sembarang orang bisa memacu Ferrari di rumah kelahirannya, Fiorano
Tidak sembarang orang bisa memacu Ferrari di rumah kelahirannya, Fiorano

3 Lap Yang Menyenangkan

Saat yang ditunggu-tunggu tiba, lap ke-3 merupakan giliran saya untuk menguji performa Kuda Jingkrak tersebut. Lap pertama bagi kami adalah untuk mengingat dan memahami racing line dari Sirkuit Fiorano. Lap berikutnya saya sedikit menggeber 812 Superfast untuk mengetahui limit kapan harus melakukan pengereman dan berakselerasi.

Karena jika ada kesalahan saat cornering maupun braking di lintasan balap. Presentase hal yang tidak diinginkan cukup besar apalagi mobil yang kita kendarai bukanlah mobil biasa. Lap terakhir merupakan pembuktian bahwa saya sudah benar-benar memahami medan dan sudah menyatu dengan mobil.

Papan bertuliskan ‘Gas On’ pun terlihat di sisi sirkuit, saya pun menginjak pedak gas dalam-dalam. Akselerasi yang menakjubkan, walaupun saya hanya mampu mencapai 178 kpj dan harus melakukan braking dan cornering.

Sistem kemudinya sangat presisi ketika saya melibas tikungan demi tikungan. Teknologi terbaru 812 Superfast yakni Electric Power Steering (EPS) bekerja dengan cara mengintegrasikan seluruh kemampuan mobil. Setiap tikungan yang saya libas dengan kecepatan tinggi tanpa ada kendala atau hilangnya kontrol. Mobil tersebut memberikan feedback yang sangat baik pada sistem kemudinya.

Tidak terasa 3 hot lap yang diberikan sudah saya gunakan sebaik mungkin untuk menyibakkan performa sesungguhnya Ferrari 812 Superfast. Dua kata yang terucap ketika keluar dari kabin, akselerasi dan presisi. Walaupun hanya menggunakan mode ‘Race’, saya sudah dapat merasakan kegaharan dari generasi terbaru Ferrari ini.

Apresiasi tinggi saya berikan kepada Ferrari dalam pengembangan mobilnya sehingga melahirkan model 812 Superfast. Pengembangan dari model sebelumnya dengan perpaduan DNA mobil terbaik mereka menghasilkan sebuah karya yang tidak ternilai harganya. Terima kasih kepada para insinyur dibalik hasil Ferrari 812 Superfast, karya kalian sungguh luar biasa. (G.Ramananda)

Spesifikasi Ferrari 812 Superfast

Harga                          : US$ 315.000

Mesin                          : 6.5l V12 naturally aspirated

Transmisi                    : Otomatis 7-percepatan F1 Dual-clutch gearbox

Tenaga                         : 800 hp @ 8.500 rpm

Torsi                            : 718 Nm @ 7.000 rpm

Dimensi                       : 4.657 x 1.971 x 1.276 mm

Top Speed                   : 340 kpj

Kompresi rasio            : 13,64 : 1

Bobot                          : 1.630 kg

Emisi CO2                   : 340 g/km

0-100 kpj                     :2,9 detik (klaim)

BBM                           : 6,7 kpl (kombinasi)

suzukiertigahybrid

LEAVE A REPLY