Ambisi Fuso Terus Kuasai Market Share di Jawa Timur

0

ROCKOMOTIF, Bojonegoro – Mitsubishi Fuso mengincar kenaikan market share, khususnya di area Jawa Timur. Hal ini diungkapkan oleh Duljatmono, Direktur Sales & Marketing Divisi PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) saat peresmian diler baru di Bojonegoro (18/12).

Fuso tak puas dengan status sebagai pemimpin pasar di segmen kendaraan komersial. Sebagai merek nomor satu di segmen ini, Mitsubishi Fuso tetap berusaha meningkatkan angka penjualannya di Indonesia.

Khusus untuk wilayah Jawa Timur, dengan beroperasinya diler Srikandi Diamond Indah Motor Bojonegoro ini, Fuso mengincar kenaikan market share hingga 46%.

“Sampai Oktober (2017), market share Fuso di Jawa Timur sebesar 43,9%. Target kita sampai akhir tahun bisa 46%. Atau paling tidak menyamai market share nasional di angka 45,1%,” ungkap Duljatmono.

Pada tahun 2017 tercatat peningkatan penjualan sebesar 27%, di mana selama Januari-Oktober 2017 terjual sebanyak 33.497 unit dengan perolehan pangsa pasar 45%.

Duljatmono menambahkan bahwa Mitsubishi Fuso sangat dominan di pulau Jawa. Dengan kontribusi Jawa Timur mencapai 12%. “Jawa itu market share kita mencapai 55%. Jabodetabek masih yang terbesar, tapi Jawa Timur cukup konsisten di angka 12%. Dan Kabupaten Bojonegoro sendiri menyumbang 11% dari total market share di Jawa Timur,” tambahnya.

Investasi Diler Rp 50 Miliar

Bojonegoro memang memiliki potensi yang cukup besar di area Jawa Timur. Dengan mayoritas mengandalkan hasil dari infrastruktur dan pertanian. Tapi karena dekat dengan Cepu, maka Bojonegoro juga memiliki potensi di sektor minyak dan gas bumi.

Karena itu juga, Srikandi Group mengembangkan sayapnya ke daerah ini. Menurut Wandy Koerniadi, Direktur Srikandi Diamond Indah Motors, Bojonegoro memiliki konsumen yang loyal terhadap Mitsubishi. Sehingga Srikandi Group mau menginvestasikan sekitar Rp 50 miliar untuk diler baru ini termasuk tanah dan bangunan beserta peralatannya.

“Selama ini kita memang sudah sering mendatangkan mobile service untuk konsumen Bojonegoro. Tapi sekarang dengan adanya diler ini konsumen tidak perlu jauh-jauh ke Lamongan hanya untuk melakukan servis rutin. Atau menunggu jadwal mobile service,” tutur Wandy.

Diler baru ini editargetkan untuk menjual 360 unit kendaraan komersial Mitusbishi baik truk atau kendaraan niaga ringan seperti L300 atau T120S. Dengan rata-rata target per bulan sebanyak 30 unit.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY