Ini Cara Mengendarai SUV Dengan Benar Biar Tetap Aman

0
land rover defender 70th edition
suzukiertigahybrid

ROCKOMOTIF, Jakarta – Reaksi pengemudi merupakan faktor penting dalam mencegah kecelakaan. Tetapi dalam sebuah SUV, reaksi pengemudi dapat memainkan peran yang lebih besar.

Itu karena SUV cenderung memiliki dimensi yang lebih besar, lebih berat, dan ground clearence lebih tinggi dari mobil-mobil jenis lain. Singkatnya, SUV yang tidak selincah mobil penumpang seperti sedan atau MPV.

Meskipun saat sekarang ini sudah banyak kendaraan bergenre SUV tapi memiliki dimensi kompak atau biasa disebut dengan crossover. Tapi tetap saja mengingat ciri khas SUV dan faktor-faktor ini, maka sebuah mobil SUV memiliki resiko dari tiga kali lebih banyak untuk terbalik ketimbang mobil penumpang lainnya.

Sangat mudah untuk melupakan dinamika berkendara yang berbeda dari sebuah SUV, dan mengendarainya seolah-olah ini adalah mobil sedan. Terutama bagi mereka yang memang sudah terbiasa mengendarai sedan atau mobil perkotaan. Seperti mengambil sudut saat tikungan dengan sedikit lebih cepat, belok secara tiba-tiba, dan terlalu dekat di belakang kendaraan lain.

Baca Juga: Tips Merawat Mobil Saat Kondisi Cuaca Tak Bersahabat

Sebuah praktik sederhana, bagaimanapun, dapat membantu mengurangi kemungkinan kehilangan kendali dan menjadi terlibat dalam tabrakan. Berikut ini beberapa tips bagaimana mengendarai sebuah SUV dengan aman dan nyaman.

  • Berkendara dengan kecepatan aman, terutama di jalanan berkelok.

Karena sejatinya SUV tidak memiliki pengendalian sebaik sedan, maka resiko untuk terbalik atau keluar jalur lebih besar terutama ketika dalam kondisi tikungan yang menyempit. Meskipun mobil “jaman now” sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan yang canggih. Tetap saja banyak terjadi kecelakaan yang mengakibatkan mobil SUV terbalik hanya karena menghantam pembatas jalan.

  • Tetap menyetir dengan halus dan hindari belok mendadak secara ekstrim.

Sedikit kejutan pada setir, seperti berubah lajur, akan mengakibatkan mobil kehilangan kontrol dan bisa terbalik.

  • Jaga jarak pengereman, terutama saat kondisi hujan.

Kebanyakan SUV memiliki bobot lebih berat dari mobil lain sehingga membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh meskipun dengan kecepatan yang sama. Atur jarak lebih untuk berhenti ketika mengemudikan SUV dan perhatikan kondisi jalan yang licin.

  • Atur barang-barang di bagasi.

Mungkin membawa barang di sebuah SUV menjadi lebih enak karena bisa memuat banyak sekali barang, tapi Anda harus berhati-hati dalam mengatur barang bawaan tersebut. Semua barang harus diletakkan dibalik kursi belakang untuk menghindari semua barang itu terlempar ke depan saat terjadi pengereman mendadak.

Gunakan tali pengikat untuk mencegah barang menggelinding ke depan. Sebuah koper dengan berat 12 kg akan menjadi 812 kg ketika terjadi benturan saat berhenti mendadak dari kecepatan 100 km/jam.

  • Berhati-hati saat menjadi derek

SUV memang serba bisa, salah satunya menjadi derek bagi kendaraan lain maupun objek lain. Hal ini akan menyebabkan beban ekstra bagi SUV dan menghasilkan jarak pengereman yang lebih jauh lagi, oleh karena itu hindari menikung tiba-tiba karena akan menyebabkan trailer terbalik dan kemudian mobil akan ikut terbalik juga.

  • Periksa kondisi objek sekitar lebih teliti saat mengemudi

Saat ground clearance SUV berarti pandangan ke depan lebih baik, tapi kondisi duduk yang terlalu tinggi akan membuat kita kesulitan melihat objek yang lebih kecil atau rendah seperti anak kecil bersepeda atau tembok yang rendah. Cobalah amati keadaan sekeliling terlebih dahulu sebelum berada di posisi pengemudi.

suzukiertigahybrid

LEAVE A REPLY