Toyota C-HR Hybrid, Mungkinkah Dijual Di Indonesia?

0
toyota c-hr hybrid
Toyota C-HR Hybrid belum akan dijual jika insentif dari pemerintah belum ada.

ROCKOMOTIF, Jakarta – Toyota sudah meluncurkan C-HR sebagai mobil ‘emosional’ terbarunya untuk pasar Indonesia. Toyota C-HR ini diimpor utuh (CBU) dari pabrik Toyota di Thailand.

Patut diketahui juga jika pabrik Toyota di Thailand ini juga memproduksi C-HR dengan mesin hybrid. Nah, sebelum peluncuran juga sudah ada sales Toyota yang memberikan bocoran jika Toyota Astra Motor (TAM) berencana akan menjual versi hybrid di Tanah Air.

Namun saat peluncuran, Selasa (10/4) kemarin, TAM tidak menghadirkan C-HR Hybrid ini. Menurut Henry Tanoto selaku Vice President TAM, pihaknya mengaku masih mempelajari situasi pasar dan masih fokus terlebih dahulu dengan C-HR ‘biasa’ ini.

“Sebenarnya kami ingin fokus dulu untuk bagaimana produk ini diterima oleh masyarakat. Tapi masukan-masukan itu selalu kami tangkap. Jadi masukan hybrid itu bukan pertama kali,” begitu ujar Henry saat peluncuran, Selasa (10/4).

Baca Juga: Toyota C-HR Mobil Emosional, Pantas Harganya Bikin Istri Jadi Emosi

Sepertinya dari jawaban ini Toyota Indonesia masih ‘cek ombak’ dulu dengan C-HR 1.8L biasa ini. Jika respon masyarakat bagus, bukan tidak mungkin versi hybrid menyusul kemudian.

Tunggu Insentif Pemerintah

Satu lagi yang perlu diketahui jika Toyota dan semua pabrikan mobil di Indonesia sedang menunggu disahkannya peraturan mengenai mobil hybrid dan listrik. Sampai saat ini regulasi mengenai Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) ini masih belum jelas.

Padahal sudah banyak pabrikan mobil yang memberikan contoh gratis kepada pemerintah tentang produk mobil ramah lingkungan mereka. Berharap agar pemerintah dapat dengan cepat merealisasikan peraturan ini.

Karena jika melihat ke negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia, di sana sudah jelas jika mobil hybrid dan listrik akan mendapat potongan pajak yang signifikan. Sehingga harga jual mobil-mobil ramah lingkungan ini jadi lebih murah dari mobil konvensional.

Terlebih lagi, infrastruktur dari mobil-mobil hybrid dan listrik di sana juga sudah lebih siap. Sementara di sini, masih sibuk dengan urusan politik yang tak kunjung selesai.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander Masih Jadi Penguasa Low MPV, Gilas Avanza Lagi

Jadi selama regulasi mengenai LCEV ini belum juga keluar, sebaiknya tidak usah berharap akan hadirnya mobil hybrid lagi di Indonesia. Jika pun ada mobil hybrid baru, pasti harganya akan jauh lebih mahal dari mobil bermesin bakar biasa.

Jika Toyota tetap menghadirkan C-HR Hybrid di Indonesia, seperti yang diinformasikan oleh si tenaga penjual, harganya akan lebih mahal Rp 100 jutaan dari C-HR biasa.

Yang biasa saja sudah mahal, mau beli yang lebih mahal lagi? Yang lebih murah dan bagus masih banyak pilihannya bro!

LEAVE A REPLY