ROCKOMOTIF, Jakarta – Tidak hanya mesin dan kaki-kaki yang harus diperhatikan secara periodik pemilik kendaraan, komponen minyak rem motor juga memiliki peran penting untuk menghadirkan kenyamanan dalam berkendara.
Secara sistematis, sistem pengereman ini menghadirkan tekanan dari tuas atau pedal ke sistem pengereman di roda. Saat tuas ditekan, pressure tersebut disalurkan untuk menggerakan piston dan menekan cakram untuk memperlambat laju kendaraan.
Seiring penggunaan kendaraan untuk mobilitas harian, minyak rem motor tentu akan mengalami penurunan kualitas. Oleh karena itu, ada kalanya pemilik kendaraan harus melakukan pengecekan pada cairan tersebut.
“Ketika minyak rem sudah tidak dalam kondisi baik, kemampuan dalam meneruskan tekanan akan menurun. Ini yang membuat pengereman terasa kurang responsif dan berpotensi mengurangi daya cengkeram,” ungkap Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi.
Untuk itu, pengendara perlu mengenali tanda-tanda minyak rem yang sudah harus diganti, antara lain:
1. Warna Gelap
Dari yang awalnya bening kekuningan, minyak rem bisa berubah jadi lebih gelap. Ini biasanya karena sudah tercampur kotoran atau menyerap air. Jika dibiarkan, kualitasnya menurun dan tidak lagi bekerja dengan baik.
2. Tarikan Rem Lebih Dalam
Rem terasa lebih dalam saat ditekan atau ditarik, dan tidak se-responsif biasanya. Pengendara perlu usaha lebih untuk menghentikan motor. Kondisi ini sering disebut “rem ngempos” dan jadi tanda performa minyak rem sudah menurun.
3. Performa Pengereman Menurun
Rem terasa kurang pakem atau butuh jarak lebih panjang untuk berhenti. Responsnya juga bisa terasa tidak konsisten, terutama saat kondisi darurat. Jika dibiarkan, risiko rem tidak bekerja maksimal bisa meningkat.
Meski tanda-tanda tersebut dapat dikenali, penggantian minyak rem sebaiknya tidak menunggu hingga gejala muncul. Secara umum, penggantian dianjurkan setiap 24 bulan (2 tahun) atau 24.000 km, mana yang lebih dulu tercapai. Langkah ini penting sebagai bagian dari perawatan untuk menjaga sistem pengereman tetap optimal.
“Kami menyarankan konsumen untuk melakukan penggantian minyak rem di bengkel resmi AHASS. Selain menggunakan produk yang sesuai standar, proses pengerjaan dilakukan oleh teknisi terlatih dengan prosedur yang tepat, sehingga keamanan dan performa kendaraan tetap terjaga,” pungkas Wahyu.








