ROCKOMOTIF, Jakarta – Pembalap Indonesia, Sean Gelael, mencatatkan debut impresif pada ajang GT World Challenge Asia 2026 yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional, pada race pertama yang berlangsung Sabtu (2/5/2026) siang.
Tampil untuk pertama kalinya di kompetisi tersebut, pembalap yang tengah meniti karir di ajang World Endurace Championship (WEC) bersama tim Ferrari, langsung menunjukkan performa kompetitif dengan meraih pole position pada sesi kualifikasi, yang membuatnya memulai balapan pertama dari posisi terdepan.
Berlaga di bawah naungan tim 75 Garage milik David Tjibtobiantoro, Sean Gelael, menjalani balapan berdurasi satu jam dengan penuh percaya diri. Sejak lampu start dipadamkan, ia mampu mempertahankan posisi terdepan dan memimpin jalannya lomba.
Meski sempat terjadi insiden kecelakaan di awal balapan yang memicu keluarnya safety car, putera pereli kawakan, Ricardo Gelael ini tetap mampu menjaga fokus dan ritme balapnya.
Setelah balapan kembali berjalan normal, Sean Gelael kembali menunjukkan dominasinya dengan tetap berada di posisi pertama hingga memasuki pertengahan lomba. Namun, sesuai regulasi wajib pit stop dalam ajang tersebut, ia harus masuk pit untuk pergantian ban dan kemungkinan pergantian pembalap.
Karena ia melakoni balapan seorang diri, dirinya tetap harus mengikuti regulasi yakni keluar dari mobil lalu masuk kembali agar memiliki handicap seperti pembalap lain yang berganti peran.
Momentum ini dimanfaatkan para pesaing untuk mengambil alih posisi, sehingga Sean harus rela turun peringkat setelah keluar dari pit. Meski berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu balapan, ia akhirnya menyelesaikan lomba di posisi kedua untuk kelas Silver.
Hasil ini tetap menjadi pencapaian positif bagi Sean Gelael dalam debutnya di GT World Challenge Asia. Selain menunjukkan daya saing tinggi sejak kualifikasi hingga balapan, performanya juga menegaskan potensi besar untuk meraih hasil lebih baik pada race kedua yang berlangsung Minggu (3/5/2026). (*)








