ROCKOMOTIF, Tangerang – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kendaraan niaga yang berkualitas dan aman melalui digital PDI (Pre Delivery Inspection).
Itu merupakan proses inspeksi serta standarisasi pembangunan bodi kendaraan untuk menjaga kualitas dari setiap kendaraan yang dikirim kepada konsumen.
Dalam panel diskusi bertajuk Accelerating Quality & Safety: Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Hino untuk Transportasi Indonesia yang digelar pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Dalam diskusi tersebut, HMSI menjelaskan penerapan Digital PDI sebagai sistem inspeksi kendaraan berbasis digital yang menggantikan proses pencatatan manual. Selain itu, perusahaan juga terus memperkuat Bodymaker Standardization Program guna memastikan pembangunan bodi kendaraan oleh mitra karoseri sesuai standar teknis Hino.
“Melalui digital PDI, proses inspeksi dan standarisasi bersama karoseri, kami ingin memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa setiap kendaraan Hino telah melalui proses yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar,” ujar Bodymaker Department Head HMSI, Heri Komala, di sela-sela diskusi.
Menurut dia, Digital PDI memungkinkan seluruh hasil inspeksi terdokumentasi secara digital dan tersimpan berbasis cloud. Sistem ini juga menggunakan daftar pemeriksaan yang terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi kendaraan Hino sehingga proses pengendalian kualitas menjadi lebih akurat, transparan, dan mudah dipantau oleh perusahaan maupun mitra karoseri.
Selain menghadirkan transformasi digital, HMSI juga terus menjalankan Bodymaker Standardization Program yang mengacu pada Body Mounting Manual (BMM) Hino.
Pedoman tersebut mengatur berbagai aspek teknis pembangunan bodi kendaraan, mulai dari proses pemasangan, distribusi beban, hingga aspek keselamatan agar sesuai dengan spesifikasi sasis Hino.
Program ini dijalankan melalui pembinaan, audit, dan sertifikasi terhadap mitra karoseri. Dalam diskusi tersebut, HMSI juga menghadirkan perwakilan PT Mitratoyotaka Indonesia yang telah menerapkan Digital PDI, serta PT Adiputro Wirasejati yang tengah mempersiapkan implementasi sistem tersebut.
Truck & Bus Bodymaker HMSI, Dody Pramono, menegaskan bahwa standarisasi menjadi bagian penting untuk menjaga konsistensi kualitas kendaraan yang diterima pelanggan.
“Body Mounting Manual menjadi acuan kami bersama mitra karoseri untuk memastikan setiap kendaraan dibangun sesuai standar Hino. Dengan kualitas yang terjaga secara konsisten, pelanggan dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih aman, andal, dan produktif,” kata Dody.
Melalui penerapan Digital PDI dan standarisasi karoseri, Hino berharap setiap kendaraan niaga yang diserahkan kepada pelanggan memiliki kualitas yang konsisten, memenuhi regulasi, serta mampu mendukung produktivitas operasional dalam jangka panjang. (*)








