Pikat Konsumen di Indonesia, JETOUR Tawarkan T2 i-DM di GIIAS 2026

0
jetour t2 i-dm giias 2026
ads top

ROCKOMOTIF, Tangerang – PT JETOUR Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T2 i-DM pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dibanderol Rp 688 juta (OTR Jakarta), SUV bergaya petualang ini menjadi model terbaru JETOUR yang mengusung teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM), sebuah sistem plug-in hybrid yang dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi bahan bakar.

Teknologi i-DM menjadi pembeda utama JETOUR T2 i-DM dibandingkan model sebelumnya. Sistem tersebut mengintegrasikan mesin ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission, serta dual electric motor yang bekerja secara otomatis menyesuaikan kondisi berkendara.

President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Caroline Ling, mengatakan kehadiran T2 i-DM merupakan langkah penting perusahaan dalam memperluas kendaraan elektrifikasi di Indonesia tanpa meninggalkan karakter khas Adventure SUV.

jetour t2 i-dm giias 2026

“Kami bangga dapat secara resmi menghadirkan JETOUR T2 i-DM ke Indonesia. Kehadiran model ini merupakan langkah penting bagi JETOUR dalam membawa era baru Adventure SUV ke pasar Indonesia, sekaligus memperluas akses konsumen terhadap teknologi i-DM kami,” ujar Caroline.

Baca juga: JETOUR T2 i-DM Melantai di GIIAS 2026, Adventure PHEV dengan Jelajah Tembus 1.200 Km

Menurutnya, teknologi i-DM dirancang agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan tangguh untuk berbagai medan, namun tetap efisien dan nyaman digunakan sebagai kendaraan harian.

“Kami yakin JETOUR T2 i-DM dapat menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan karakter adventure yang kuat, namun tetap menawarkan efisiensi dan fleksibilitas untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh,” tambahnya.

jetour t2 i-dm giias 2026

Salah satu keunggulan sistem i-DM adalah kemampuannya mengoptimalkan penggunaan tenaga mesin bensin dan dua motor listrik secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan mode berkendara yang rumit. Saat kendaraan melambat atau melakukan pengereman, fitur Energy Recovery akan mengubah energi yang sebelumnya terbuang menjadi listrik untuk mengisi kembali baterai.

Baca juga: Pembeli JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026 Bakal Dapat Bonus Ini

Berkat teknologi tersebut, JETOUR mengklaim T2 i-DM mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh. Kemampuan ini diharapkan memberi keleluasaan bagi pengguna yang gemar melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus sering berhenti mengisi daya maupun bahan bakar.

Teknologi i-DM juga terbukti mendapat respons positif di pasar Indonesia. Sebelumnya, sekitar 60 persen pemesanan JETOUR T1 berasal dari varian i-DM. Capaian itu menjadi alasan JETOUR memperluas penerapan teknologi hybrid tersebut ke lini T-Series.

Meski beralih ke teknologi elektrifikasi, JETOUR memastikan DNA Adventure SUV tetap dipertahankan. T2 i-DM tetap mengandalkan struktur Hardtop Cage Body Monocoque berbahan 80 persen baja berkekuatan tinggi serta desain boxy yang menjadi identitas model ini.

Kombinasi teknologi hybrid pintar dan karakter tangguh tersebut menjadi strategi JETOUR untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan berperforma tinggi sekaligus efisien di era elektrifikasi.

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here