ROCKOMOTIF, Jakarta – Pameran Big Bang Auto Festival 2026 bakal menyemarakkan akhir tahun dengan menyuguhkan event yang lebih beragam untuk masyarakat. Tidak hanya hiburan semata, tetapi kali ini konsep baru yang lebih merakyat juga telah disiapkan untuk memanjakan para pecinta otomotif di Tanah Air.
Senyawa baru ini hadir melalui tangan dingin Rudi MF selakku founder Rev Matrix Factory, di mana telah memiliki pengalaman yang mendalam di seluk beluk pameran otomotif.
Adapun konsep baru yang lebih merakyat dari Big Bang Auto Festival 2026 bakal menghadirkan sepedamotor dengan banderol di bawah Rp50 juta, serta kendaraan roda empat dengan harga di bawah Rp500 juta.
“Big Bang Festival memiliki karakter sebagai destinasi belanja dan hiburan akhir tahun. Kami melihat peluang untuk membawa otomotif ke dalam pengalaman tersebut, sehingga masyarakat yang datang untuk berbelanja atau menikmati hiburan juga bisa mengenal berbagai pilihan kendaraan,” ungkap Rudi MF, di sela-sela konferensi persnya, di Jakarta (22/10).
Big Bang Auto Festival 2026 ini tidak hanya menghadirkan line up sepedamotor dan mobil, tetapi disebutkan bahwa pameran ini turut menyuguhkan suku cadang kendaraan, serta aksesoris hingga lelang kendaraan yang diharapkan menjadi pemantik baru bagi pengunjung.
Rudi juga membuka peluang bagi brand di luar industri otomotif seperti elektronik dan lifestyle serta kategori lainnya untuk bisa menjadi peserta sehingga melalui gelaran ini bisa menciptakan ekosistem yang lebih meluas dan bisa dijangkau leluasa oleh pengunjung.
Di sisi lain, Novry Hetharia, Direktur Operasional Expoindo, turut menyampaikan bahwa event ini merupakan kolabroasi yang lahir dari semangat yang sama dengan RMF, sehingga diharapkan mampu menciptkan suguhan baru yang lebih variatif.
“Semoga dengan semangat ini kita bisa bersama-sama tumbuh dan kebanggaan kepada seluruh produsen dan perusahaan-perusahaan yang dalam kaitannya dengan otomotif,” pungkasnya.
Adapun penyelenggaraan Big Bag Auto Festival 2026 ini akan berlangsung di Hall B2 JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 25 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027. (*)








