Mau Jadi Pemasok Ban Bridgestone? Mesti Penuhi Syarat Ini

0
ban bridgestone

ROCKOMOTIF, Tokyo – Bridgestone sebagai perusahaan karet dan ban global, baru saja menerapkan peraturan baru bagi para pemasoknya. Ini adalah komitmen perusahaan terhadap perencanaan pengadaan yang mendorong terwujudnya keuntungan bagi lingkungan, sosial dan ekonomi jangka panjang.

Kebijakan ini berlaku terhadap semua produk dan jasa yang digunakan, termasuk untuk seluruh pemasok global. Kebijakan yang harus dipatuhi oleh semua pemasok Bridgestone adalah menggunakan material yang berkelanjutan, alias bisa dipakai terus menerus.

Karena materi karet adalah hasil bumi, jadi para pemasok pun harus turut serta menjaga kelestarian pohon karet. Agar dapat terus memenuhi kebutuhan akan karet di masa mendatang.

Baca Juga: Toyota Rush Jadi Penyelamat di Awal Tahun, Inden Sekitar 3 Bulan

“Kami menyadari kemampuan dan tanggung jawab kami untuk mendorong perubahan dan peningkatan cara industri berinteraksi dengan lingkungan dan komunitas di seluruh dunia. Kami berharap, pemasok dan rekanan kami dapat bekerja bersama untuk mencapai rantai pasokan yang berkelanjutan,” ujar Masaaki Tsuya, CEO dan Representative Executive Officer, Bridgestone Corporation.

Agar Bahan Baku Karet Tidak Habis

Tak hanya itu, Bridgestone juga memiliki panduan “Our Way to Serve” yang menjadi standar perusahaan. Sebagai pengguna karet alam dalam jumlah besar, kebijakan ini menggambarkan harapan Bridgestone terhadap masalah kritis dalam rantai pasokan karet alam global yang kompleks.

Lebih jelasnya, dokumen ini berisi empat area fokus utama, yaitu pertama adalah Transparansi – termasuk penelusuran dan tata kelola yang baik. yang kedua Kepatuhan – mematuhi hukum dan peraturan di negara dan wilayah di mana Bridgestone melakukan bisnis.

Lalu yang ketiga adalah Kualitas, Harga dan Pengiriman & Inovasi – memastikan material dan layanan berkualitas tinggi dikirimkan tepat waktu dan dengan biaya yang wajar. Termasuk mengupayakan teknologi inovatif yang mendukung peningkatan di seluruh komunitas global.

Dan yang terakhir adalah Proses Pengadaan Berkelanjutan – menggabungkan pengadaan yang berwawasan lingkungan. Seperti kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan lingkungan hidup, penghormatan terhadap hak asasi manusia, penggunaan air, penggunaan lahan dan konservasi, kesehatan, keselamatan, pencegahan bencana dan resiliensi.

Selama pengembangan kebijakan final tersebut, Bridgestone mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan eksternal. Termasuk konsultan internasional, organisasi non-pemerintah (LSM), pemasok material, petani karet alam, dan pelanggan utama. Untuk memastikan kebijakan ini menyeluruh, mencerminkan standar industri dan pelaksanaan terbaik, dan didukung oleh rencana implementasi dan komunikasi yang efektif.

Dalam 18 bulan mendatang, Bridgestone akan bekerja sama dengan pemasok dan rekanannya. Untuk memastikan bahwa mereka telah menerima kebijakan tersebut dan mengerti.

Kayanya Bridgestone mulai ketakutan nih bakal kehabisan bahan karet. Kalau nggak pakai karet bikin ban pakai bahan apa lagi ya?

LEAVE A REPLY