ROCKOMOTIF, Jakarta – Pabrikan asal Tiongkok, MG, mengumumkan kampanye recall terhadap hampir 10 ribu unit MGS5 EV setelah ditemukan potensi risiko kebakaran yang berasal dari sistem pendingin kendaraan, bukan dari baterai tegangan tinggi.
Mengutip laporan electrive.com, jenama ini menarik kembali 9.806 unit yang diproduksi pada periode 22 Januari 2025 hingga 29 Januari 2026. Di Jerman, sebanyak 1.830 unit masuk dalam daftar recall dan prosesnya diawasi oleh Kraftfahrt-Bundesamt (KBA) atau Otoritas Transportasi Federal Jerman.
Penyebab recall ini bukan berasal dari baterai, melainkan dari kipas radiator (radiator fan). Dalam kondisi suhu lingkungan yang sangat rendah, kipas berpotensi membeku dan macet. Ketika pemilik MGS5 EV mengaktifkan pemanas kabin, resistor pengendali kipas dapat mengalami panas berlebih (overheat). Pada kondisi ekstrem, hal tersebut berpotensi memicu kebakaran.
Sebagai langkah penanganan, produsen menyiapkan pembaruan perangkat lunak (software update) pada modul IMCU untuk mencegah kondisi overheat tersebut. Hingga kini perusahaan belum mengumumkan jadwal pasti pelaksanaan recall di seluruh pasar yang terdampak.
Kabar ini tentu menarik perhatian mengingat MGS5 EV baru resmi diluncurkan di Indonesia pada awal 2026. Model ini juga menggunakan platform Modular Scalable Platform (MSP) yang sama dengan MG4 EV dan dipasarkan dalam beberapa pilihan baterai.
Namun hingga berita ini diturunkan, MG Motor Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi apakah unit yang dipasarkan di Indonesia termasuk dalam daftar kendaraan yang terdampak recall global tersebut.
Bagi konsumen, hal terpenting adalah memastikan apakah nomor rangka (VIN) kendaraan mereka termasuk dalam rentang produksi yang disebutkan MG. Jika memang terdampak, perbaikannya berupa pembaruan perangkat lunak yang akan dilakukan tanpa biaya sebagai bagian dari program recall resmi.
Meski demikian, momentum recall ini menjadi sorotan tersendiri bagi MG. Pasalnya, MGS5 EV baru saja diperkenalkan ke pasar Indonesia sebagai salah satu tulang punggung baru di segmen SUV listrik, dengan klaim teknologi baterai yang aman dan andal. (*)








