ROCKOMOTIF, Jogjakarta – Brand automotive refinish kebanggaan Indonesia, Cat Spider, sukses mencuri perhatian dalam ajang IMX 2026 Series: Prambanan Heritage Meet Up. Mengusung tema “Warna Nusantara, Kelas Dunia”, produk keluaran PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA) ini memadukan inovasi otomotif modern dengan kemegahan Candi Prambanan.
Kehadiran Cat Spider di Yogyakarta menjadi momen “pulang kampung” yang emosional setelah sebelumnya sukses merambah panggung internasional di Osaka (Jepang), Malaysia, hingga Los Angeles (Amerika Serikat).
Dalam kesempatan ini, Spider memperkenalkan varian warna terbaru yang terinspirasi dari palet budaya Jawa. Langkah ini menjadi bentuk penghormatan terhadap kekayaan estetika Yogyakarta sekaligus memperkuat identitas produk lokal di kancah global.
Direktur Marketing ABCA, Sugiarto, menegaskan bahwa partisipasi di IMX Prambanan memiliki makna khusus. “Kehadiran kami di sini adalah pertemuan dua kekuatan besar: next-gen culture dunia otomotif dan timeless heritage Nusantara,” ujarnya.
Baca juga: IMX 2026 Prambanan Siap Digelar: Cek Jadwal, Highlight Acara, dan Harga Tiket!

Di booth interaktifnya, Cat Spider memamerkan teknologi pengecatan yang diakui dunia, di antaranya:
Spider SPC100 Ultra Mirror Chrome: Satu-satunya cat chrome produksi Asia Tenggara yang mampu menghasilkan efek cermin sempurna.
Silstar SpectraClear 2:1: Clear coat premium dengan teknologi self-healing untuk perlindungan antigores.
Spider Aerosol: Solusi praktis dengan 100 pilihan warna tanpa perlu proses mixing, sangat cocok untuk penghobi dan bengkel kecil.
Spider Pinstrip: Cat khusus untuk seni air-brush agar seniman lokal tidak lagi bergantung pada produk impor.

Tak hanya memamerkan produk, booth Cat Spider juga menghadirkan pengalaman interaktif seperti live painting demo teknik pinstriping dan airbrush oleh seniman lokal.
Selain itu, tersedia consultation corner yang memberikan konsultasi teknis gratis bagi modifikator, bengkel, hingga penghobi otomotif.
Baca juga: Spider Kenalkan Teknologi Cat Mobil Canggih di IMX 2025
“Kami ingin membuktikan bahwa talenta modifikasi di luar Jakarta memiliki kualitas kelas dunia,” tambah Sugiarto.
Yogyakarta sendiri dinilai sebagai pusat kreativitas dengan ekosistem modifikasi yang kuat. Cat Spider pun menargetkan tidak hanya peningkatan penjualan, tetapi juga memperluas jaringan distribusi dan memenangkan hati komunitas otomotif lokal.
Ke depan, Cat Spider berkomitmen memperluas ekspansi global, termasuk ke Jepang dan Australia. “Misi kami jelas, menjadikan Cat Spider sebagai brand refinish Indonesia yang diakui secara internasional,” tutup Sugiarto.








