ROCKOMOTIF, Jakarta – Pereli Toyota Gazoo Racing Indonesia, Ryan Nirwan yang berpasangan dengan Adi Indiarto, kembali memperlihatkan konsistensinya dalam memproduksi kemenangan di ajang Kejurnas Sprint Rally 2026 putaran kedua.
Setelah berhasil mendominasi dua seri sekaligus pada gelaran Kejurnas Rally di Kalimantan beberapa waktu lalu, tim balap asuhan PT Toyota-Astra Motor, kembali memperlihatkan dominasinya di kelas RC2.
Pada putaran kedua Kejurnas Sprint Rally 2026 yang berlangsung pada akhir pekan lalu (6-7/6), Toyota Gazoo Racing Indonesia, berhasil meraih podium pertama di Kelas RC2 setelah menuntaskan 4 special stage.

“GR Yaris Rally2 menunjukkan pace yang sangat kompetitif dengan menjadi yang tercepat pada 3 dari 4 special stage. Semoga prestasi ini dapat ditingkatkan sampai seri terakhir mengingat peluang juara nasional sprint rally tahun ini masih terbuka lebar,” jelas Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma.
Ryan dan Adi langsung Pushing The Limit for The Better sejak special stage (SS) 1 di hari Sabtu (6/6). Tanpa banyak kendala, keduanya mencatat waktu tempuh 4:05.4 untuk menjadi yang tercepat di RC2 Class. Duo pe-rally TGRI menajamkan waktu tempuh menjadi 4:01.5 di SS 2.
Dengan mempelajari pace di hari pertama yang konsisten, keduanya mencatat waktu tempuh 4:06.8 di SS 3, Minggu (7/6). TGRI mengakhiri perjuangan di SS 4 dengan catatan waktu 4:01.1 di SS 4.
Dengan total catatan waktu 16:14.8, TGRI mengamankan gelar Juara Pertama Kelas RC2 Kejurnas Sprint Rally 2026 Seri ke-2, sekitar 7,2 detik di depan rival terdekatnya.

“Kami merasa puas atas performa GR Yaris Rally2 yang mampu beradaptasi di lintasan balap dengan baik. Kami juga berterima kasih kepada tim engineer TGRI yang sanggup menjaga peak performance-nya dalam 2 hari lomba. Semoga hasil menggembirakan ini akan memberikan dampak positif pada tim untuk mempertahankan gelar juara nasional tahun ini,” kata pembalap TGRI Ryan Nirwan.
Terletak di kawasan Pantai Marina Semarang, Sirkuit POJ City memulai debutnya di dunia motorsport tahun lalu. Sirkuit dengan permukaan gravel sepanjang 4,6 km dan lebar lintasan 6-10 meter, siap memanjakan para peserta lomba.
Kombinasi lintasan lurus dan tikungan berliku di permukaan tanah yang dilapisi kerikil ini, memberikan tantangan yang tidak ada habisnya sepanjang 4 tahapan selama 2 hari lomba. (*)








