ROCKOMOTIF, Jakarta – Puluhan mobil listrik Jaecoo terbakar di kawasan Pelabuhan Southampton, Inggris, pada Rabu (3/6) pagi waktu setempat.
Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya 33 kendaraan yang tengah terparkir di area dermaga, dan terkait penyebabnya masih belum dijelaskan secara resmi.
Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik dan industri otomotif karena Southampton merupakan salah satu pelabuhan utama untuk distribusi kendaraan di Inggris.
Berdasarkan laporan setempat, insiden mobil listrik Jaecoo terbakar terjadi dalam waktu singkat.
Foto dan video yang beredar menunjukkan deretan mobil yang sebelumnya terparkir rapi berubah menjadi kerangka hangus akibat kobaran api.
Sebagian besar kendaraan yang terbakar diketahui merupakan Jaecoo E5, model SUV listrik yang menjadi andalan Jaecoo di pasar Inggris.
Untuk mengendalikan situasi, otoritas setempat mengerahkan operasi pemadaman dalam skala besar. Sejumlah armada pemadam kebakaran, kendaraan tangga, serta truk tangki air diterjunkan ke lokasi.
Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih menjadi misteri. Tim investigasi masih bekerja untuk menentukan titik awal munculnya api dan faktor yang menyebabkan kebakaran meluas ke puluhan kendaraan.
Belum ada informasi resmi yang mengaitkan insiden ini dengan sistem kendaraan maupun faktor teknis lainnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Jaecoo UK menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang dan mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
“Kasus ini sedang berada dalam proses penyelidikan,” tulis Jaecoo UK dalam pernyataan resminya.
Sebagai informasi, Jaecoo E5 merupakan kendaraan listrik murni pertama yang dipasarkan merek tersebut di Inggris sejak diluncurkan pada 2025.
Model yang memiliki basis serupa dengan Jaecoo J5 EV di Indonesia itu menjadi salah satu produk penting dalam ekspansi Jaecoo di pasar kendaraan listrik global. (*)








