ROCKOMOTIF, Jakarta – Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) terus mendorong peningkatan literasi kendaraan listrik (EV) di Tanah Air. Kali ini, komunitas tersebut menggelar workshop media sosial bagi para anggotanya sebagai upaya membekali mereka dengan kemampuan membuat konten edukatif sekaligus menangkal penyebaran disinformasi mengenai kendaraan listrik.
Kegiatan yang berlangsung di Stroom Coffee, PLN UP3 Bulungan, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7), menghadirkan dua kreator konten otomotif, yakni Jason Andikha dari Obsessed To Wheels (OTW) dan Febry Arta dari Halotomotif. Keduanya membagikan strategi pembuatan konten yang efektif, mulai dari teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, hingga cara mempublikasikan konten menggunakan smartphone.
Workshop ini digelar sebagai respons terhadap masih tingginya perbedaan persepsi masyarakat terkait kendaraan listrik di media sosial. Sejumlah riset menunjukkan bahwa isu harga kendaraan, infrastruktur pengisian daya, hingga kebijakan insentif masih menjadi topik utama yang memengaruhi opini publik terhadap elektrifikasi otomotif.
Baca juga: Komunitas Mobil Listrik MG Lakoni Touring Lintas Kota
Melalui pelatihan tersebut, KOLEKSI ingin mengubah peran anggotanya, tidak hanya sebagai pengguna kendaraan listrik, tetapi juga sebagai penyebar informasi yang akurat dan berbasis pengalaman nyata. Peserta juga dibekali strategi mengelola media sosial, menyusun narasi yang menarik, hingga menghadapi sentimen negatif yang kerap muncul di ruang digital.

Ketua Umum KOLEKSI, Arwani Hidayat, mengatakan bahwa peningkatan kemampuan literasi digital menjadi langkah penting untuk memperkuat edukasi mengenai kendaraan listrik di Indonesia.
“Melalui standarisasi kemampuan literasi digital ini, KOLEKSI memproyeksikan para anggotanya dapat mendistribusikan konten edukatif yang lebih terstruktur dan kredibel. Kampanye organik yang disuarakan langsung oleh para pengguna diharapkan mampu menyeimbangkan diskursus publik sekaligus mengurangi sentimen negatif terhadap kendaraan listrik,” ujar Arwani.
Dengan semakin banyaknya pengguna EV yang aktif berbagi pengalaman positif di media sosial, KOLEKSI optimistis pemahaman masyarakat mengenai kendaraan listrik akan terus meningkat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendukung transisi Indonesia menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.








