ROCKOMOTIF, Jakarta – Memasuki paruh tahun 2026, produksi mobil GAC Group berhasil menorehkan angka yang fantastis dengan memperoleh 30 juta unit sejak berdiri pada 1997 silam.
Angka tersebut bukan hanya menjadi tonggak sejarah perusahaan, tetapi juga menunjukkan bagaimana perusahaan terus berkembang menjadi salah satu pemain penting di industri otomotif dunia.
Di balik capaian produksi mobil GAC Group, perusahaan terus memperluas jangkauan bisnisnya melalui GAC International yang kini telah hadir di 102 negara dan wilayah. Ekspansi ini ditopang oleh lebih dari 680 jaringan penjualan dan layanan, lima fasilitas produksi di luar China, serta sembilan pusat distribusi suku cadang regional.
Pertumbuhan tersebut juga berjalan seiring dengan meningkatnya fokus perusahaan terhadap kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV).
GAC terus berinvestasi dalam teknologi elektrifikasi, kecerdasan buatan (AI), hingga sistem manufaktur pintar untuk menghadirkan kendaraan yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.
Indonesia menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian khusus dalam strategi global GAC.
Seluruh model yang dipasarkan di Tanah Air merupakan bagian dari kendaraan yang diproduksi menggunakan standar manufaktur global perusahaan.
Kini, komitmen tersebut diperkuat melalui perakitan lokal, perluasan jaringan dealer, serta peningkatan layanan purna jual.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan pencapaian produksi 30 juta unit menjadi bukti kepercayaan jutaan pelanggan terhadap kualitas produk GAC selama hampir tiga dekade.
“Milestone ini menjadi bukti bahwa setiap kendaraan GAC yang kami hadirkan dibangun dengan standar manufaktur global yang telah teruji. Melalui perakitan lokal dan pengembangan jaringan layanan di Indonesia, kami ingin terus menghadirkan kualitas produk, inovasi teknologi, serta pengalaman kepemilikan terbaik bagi konsumen,” ujarnya.
Sebagai salah satu pasar strategis di Asia Tenggara, Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ambisi GAC, khususnya dalam mempercepat adopsi kendaraan elektrifikasi.
Karena itu, perusahaan memastikan akan terus memperluas jaringan dealer, meningkatkan layanan purna jual, dan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Bagi GAC, pencapaian 30 juta unit bukan sekadar soal banyaknya kendaraan yang diproduksi.
Tonggak ini menjadi fondasi untuk memperkuat inovasi, memperluas pasar global, sekaligus menghadirkan solusi mobilitas yang lebih modern dan berkelanjutan di tengah percepatan era elektrifikasi kendaraan. (*)








