ROCKOMOTIF, Cikarang – Wuling Motors menegaskan kehadiran Wuling Aira EV tidak akan menggantikan posisi Wuling Air EV di pasar otomotif Tanah Air. Pabrikan asal Tiongkok ini memastikan kedua model kendaraan listrik tersebut akan tetap dipasarkan secara bersamaan karena menyasar kebutuhan konsumen yang berbeda.
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menjelaskan bahwa Aira EV merupakan produk dan model baru yang melengkapi lini kendaraan listrik perusahaan, bukan sebagai penerus Air EV.
Menurutnya, kedua mobil ini memiliki keunggulan serta karakter konsumen yang berbeda, sehingga Wuling optimistis keduanya sama-sama berpeluang diterima pasar Indonesia.

Sejak pertama kali diluncurkan, Wuling Air EV telah mendapat respons positif dari beragam profil konsumen, mulai dari keluarga yang membutuhkan mobil kedua, konsumen usia matang, hingga generasi muda yang baru pertama kali mengendarai mobil.
Baca juga: Wuling Aira EV Resmi Diperkenalkan, Kisaran Harga di Bawah Rp 200 Juta
Kemudahan berkendara menjadi salah satu faktor yang membuat Air EV tetap diminati hingga saat ini.
Segmen City Car Listrik Masih Berpotensi Besar
Wuling menilai segmen city car listrik di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang luas. Dimensi Air EV yang kompak dinilai cocok untuk mobilitas harian di kawasan perkotaan seperti Jakarta, baik sebagai kendaraan utama, mobil kedua keluarga, maupun kendaraan pendukung aktivitas akhir pekan.
Berdasarkan data internal Wuling, segmen city car listrik saat ini berkontribusi signifikan terhadap pasar kendaraan listrik nasional, bahkan disebut menguasai sekitar 30 persen dari total pasar EV di Indonesia.
Dengan hadirnya Wuling Aira EV, perusahaan berharap dapat memperluas pilihan kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia tanpa mengurangi peran Air EV yang hingga kini masih memiliki permintaan kuat di pasar.








