ROCKOMOTIF, Jakarta – ZF Group semakin serius menggarap pasar aftermarket Indonesia. Lewat acara grand launching sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, Sabtu (25/7/2026), raksasa komponen otomotif global ini resmi menunjuk PT Mitra Kencana Nusantara (MKN) sebagai distributor tunggal untuk lini produk premium TRW, kelanjutan dari akuisisi TRW ASEAN yang dilakukan ZF sejak 2022.
Vice President of ZF Aftermarket and Head of Asia Pacific, Teoh Chee How, menyebut Indonesia sebagai motor pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara yang tidak bisa diabaikan. Dengan populasi kendaraan berjalan mencapai 27,3 juta unit, di mana 20,9 juta di antaranya kendaraan penumpang, Indonesia otomatis masuk prioritas utama ZF Group secara global.

MKN Dipilih karena Jaringan Distribusi Kuat
Country Head of ZF Aftermarket Indonesia, Benny Liem, menjelaskan alasan pemilihan MKN sebagai mitra strategis, yaitu rekam jejak dan jaringan distribusi regional yang kuat, dengan satu Distribution Center di setiap provinsi.
Kombinasi ini diharapkan mampu memangkas waktu pengiriman secara signifikan sekaligus menjaga ketersediaan produk TRW merata di seluruh Indonesia.
Baca juga: Lengkapi Produk Unggulan, Motul Indonesia Perkenalkan 4 Produk
Senada dengan itu, Head of Brand PT MKN, Freddy Thamrin, menegaskan komitmen perusahaan pada tiga aspek utama: ketersediaan produk, layanan tim khusus TRW, dan dukungan purnajual berupa garansi resmi serta proses klaim yang cepat.

Produk Unggulan dan Target Pasar
Dalam acara tersebut, ZF turut memperkenalkan tiga produk andalan TRW, yaitu brake pad, disk brake, dan shock absorber, yang dirancang khusus untuk kondisi jalanan tropis Indonesia. Benny menambahkan bahwa produk TRW telah divalidasi khusus agar cocok dengan 92 persen populasi mobil pabrikan Jepang di Tanah Air.
ZF membidik segmen konsumen pasca-garansi resmi yang menginginkan suku cadang berkualitas OE Heritage namun dengan harga lebih terjangkau. Target lima tahun ke depan pun cukup ambisius, ZF menargetkan cakupan pasar mobil Jepang tembus di atas 90 persen pada 2027, naik dari rata-rata 80 persen saat ini.
CEO PT MKN, Sutjipto Kalam, menyatakan kesiapan penuh menyambut peluang ini dengan terus memperkuat infrastruktur logistik agar produk TRW dapat diakses hingga ke bengkel-bengkel di seluruh pelosok Indonesia.








