ROCKOMOTIF, Tangerang – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi membuka pintunya untuk publik di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7/2026). Tahun ini, pameran otomotif tahunan tersebut kembali mencetak rekor dengan diikuti 65 merek, menjadikannya salah satu pameran mobil terbesar di dunia.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyebut jumlah peserta yang terus bertambah menjadi bukti kuat posisi GIIAS sebagai ajang otomotif bergengsi, bukan cuma di tingkat nasional tapi juga internasional. Bahkan menurutnya, GIIAS kini menjadi pameran terlengkap dan terbesar di luar China, sekaligus yang paling besar se-Asia Tenggara.
Fokus pada Kendaraan Rendah Emisi
Selain jadi panggung peluncuran produk dan teknologi terbaru, GIIAS 2026 juga kembali menegaskan komitmennya mendorong transformasi industri otomotif menuju kendaraan rendah emisi. Berbagai pilihan elektrifikasi turut ditampilkan, mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Gelaran ini juga dilengkapi program edukatif lewat Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) yang membahas perkembangan industri otomotif nasional maupun global.
Baca juga: Varian Baru Suzuki Fronx SGX Kuro Lahir di GIIAS 2026, Tampilannya Serba Hitam
Kinerja Industri Otomotif Masih Tumbuh Positif
Di tengah tantangan ekonomi global, industri otomotif Indonesia tetap menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan mobil domestik tercatat mencapai 436.564 unit, naik 15,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ekspor pun tumbuh 7,7 persen dengan capaian 250.705 unit, sementara ekspor komponen otomotif melesat hingga 112 persen.
Putu Juli menambahkan bahwa ketahanan industri ini tak lepas dari kontribusi lebih dari 1,5 juta tenaga kerja yang terlibat di dalamnya, sehingga penguatan industri kecil menengah (IKM) dan pengembangan SDM menjadi fondasi penting untuk menjaga daya saing ke depan.
GIIAS Jadi Cermin Masa Depan Mobilitas Indonesia
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang hadir langsung dalam pembukaan mengaku terkesan dengan konsistensi GIIAS yang mampu digelar setiap tahun dengan jumlah peserta terus meningkat, berbeda dengan pameran otomotif Tokyo yang hanya digelar dua tahun sekali.
“GIIAS bukan sekadar ajang pameran, tapi tempat masa depan mobilitas Indonesia ditawarkan lebih dulu sebelum benar-benar hadir di jalanan,” ujar Agus, menegaskan peran strategis GIIAS bagi arah industri otomotif nasional ke depan.








