Insentif Mobil Listrik Mulai Dihapus

0
Insentif mobil listrik bakal dihapus di Tiongkok
ads top

ROCKMOTIF, Jakarta – Pemerintah Tiongkok mulai mengurangi berbagai insentif mobil listrik yang selama ini mendukung pertumbuhan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV). Kebijakan tersebut dilakukan secara bertahap dan berpotensi meningkatkan biaya produksi maupun harga kendaraan listrik di pasar domestik.

Salah satu perubahan terbaru berlaku pada baterai lithium. Mulai 1 September 2026, baterai primer lithium dan baterai lithium-ion dikenakan pajak konsumsi sebesar 2 persen. Tarif tersebut kemudian akan meningkat menjadi 4 persen mulai September 2027.

Kebijakan ini mengakhiri keringanan pajak yang selama lebih dari satu dekade membantu perkembangan industri baterai kendaraan listrik China. Untuk mobil dengan baterai berkapasitas 60 kWh, penerapan pajak 2 persen diperkirakan menambah biaya sekitar 438 yuan atau sekitar Rp1 jutaan. Angkanya bisa meningkat menjadi sekitar 876 yuan ketika tarif mencapai 4 persen.

Pengurangan insentif juga terjadi pada pajak pembelian kendaraan. Sejak awal 2026, pembebasan pajak pembelian mobil energi baru diganti menjadi potongan 50 persen. Tarif efektifnya menjadi 5 persen dengan batas pengurangan maksimal 15.000 yuan per kendaraan.

Selanjutnya, mulai 2027, sejumlah keringanan pajak kendaraan dan kapal juga akan dihentikan. Kebijakan tersebut mencakup kendaraan plug-in hybrid, range extender, serta beberapa kendaraan komersial listrik.

Meski begitu, pemerintah China tidak serta-merta menghentikan seluruh dukungan terhadap kendaraan listrik. Pengembangan infrastruktur pengisian daya dan fasilitas penukaran baterai masih terus mendapat dukungan.

Langkah ini menunjukkan industri otomotif China mulai memasuki fase baru. Setelah bertahun-tahun tumbuh dengan bantuan berbagai insentif, produsen kendaraan listrik kini secara perlahan didorong untuk mampu bersaing berdasarkan teknologi, efisiensi, dan harga tanpa terlalu bergantung pada subsidi mobil listrik China. (*)

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here