ROCKOMOTIF, Jakarta – Pembalap Motu Jangkar Biru Motorsport, M Yassin Kosasih, berhasil memberikan kejutan pada laga Mandalika Festival of Speed (MFoS), khususnya pada Kejuaraan ISTC 3600 Max.
Berbeda dari seri sebelumnya yang tepaksa menggunakan mobil balap cadangan, pada seri ini ia justru tampil optimal dan berhasil memberikan perlawanan sengit kepada rival terdekatnya.
Usai melakoni dua balapan pada Sabtu dan Minggu (15-16/08), M Yassin Kosasih tampil impresif lewat kapabilitasnya di balik kemudi. Dimentori langsung oleh Jean Andre Dumais sebagai Team Manager Motu Jangkar Biru Motorsport, performanya mengalami peningkatan signifikan.

Pada race pertama (15/08), ada sejumlah pencapaian yang sukses dia raih. Pertama adalah Juara kedua BMW Cup, kedua adalah Juara 1 ISTCR Non-seeded, dan ketiga adalah Juara 3 ISTCR 3600 Max non-Kejurnas.
Sementara pada race kedua yang dilanngsungkan Minggu (16/08), M Yassin Kosasih tampil begitu baik dengan berhasil naik podium ketiga ketiga overall. Keberhasilan ini sekaligus menjadi pengobat rindu lantaran ia sempat mendapat tekanan dari lawannya.
“Alhamdulillah, untuk hari ini (16/08) saya berhasil mendapat podium Ketiga Overall Kejurnas ISCTR 3600 Max. Kemudian saya juga berhasil meraih podium Kedua non-Seeded, serta podium kedua BMW Cup, dan podium kedua ISTCR 3600 Max non Kejurnas,” jelasnya.

Dalam bincangnya, ia juga menceritakan perihal jalannya race kedua. Hal ini menurutnya cukup menguras tenaga lantaran mobil balap BMW F30 miliknua sempat dihantap oleh pembalap lain.
Beruntungnya ia masih bisa memaintain pergerakan mobil sehingga posisinya tetap aman dan berhasil naik podium.
“Pertarungan pada race pertama dan kedua tadi sangat keras, karena peserta di kelas ISTCR mengalami peningkatan peserta dan didominasi mobil balap BMW. Saking kerasnya pertarungan, saya sampai menhalami insiden dengan pembalap lain karena ditabrak,” tambahnya.

Akibat dari insiden tersebut, mobil yang dikemudikan oleh M Yassin Kosasih, mengalami kerusakan pada bagian sisi kanan belakang, dan menyebabkan velgnya mengalami kerusakan.
“Jelang finish mobil sempat tergelincir mungkin karena di tabrak. Yang menabrak mobil saya, velgnya mengalami kerusakan pecah dan tidak melanjutkan balapan sampai garis finish. Alhamdulillah saya bisa finish,” pungkasnya. (*)








