Teknologi QJMotor Hadirkan Konsep Mesin V-Twin Single

0
Teknologi QJMotor V-Twin Single
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Teknologi QJMotor kembali menarik perhatian lewat rancangan mesin yang terbilang tidak biasa. Pabrikan asal China tersebut mengajukan paten untuk mesin dengan konfigurasi menyerupai V-twin, tetapi hanya satu silinder yang digunakan sebagai penghasil tenaga.

Konsep yang disebut “V-twin single” ini memiliki dua silinder yang tersusun dalam konfigurasi V. Namun, hanya satu silinder yang menjalankan proses pembakaran secara normal. Sementara silinder lainnya tidak membakar bahan bakar dan justru dimanfaatkan sebagai penyeimbang untuk mengurangi getaran.

Dalam rancangan teknologi QJMotor tersebut, piston pada silinder kedua tetap terhubung ke poros engkol melalui batang piston. Bedanya, piston tersebut memiliki lubang yang memungkinkan udara melewatinya sehingga tidak menghasilkan kompresi. Karena tidak berfungsi sebagai ruang bakar, piston tersebut juga tidak membutuhkan ring piston.

Gerakan piston pada silinder kedua kemudian dimanfaatkan untuk mengimbangi pergerakan piston utama. Cara ini ditujukan untuk membuat karakter mesin satu silinder menjadi lebih halus tanpa harus mengandalkan balance shaft tambahan.

Konsep serupa sebenarnya bukan sepenuhnya baru. Prinsip penggunaan silinder tambahan sebagai penyeimbang pernah diterapkan dalam pengembangan mesin Supermono. Namun, teknologi QJMotor ini menarik karena menggunakan piston sungguhan yang tetap bergerak di dalam silinder kedua sebagai bagian dari sistem penyeimbang.

Teknologi QJMotor Masih Berupa Paten
Untuk saat ini, QJMotor belum mengungkap kapasitas mesin maupun model sepeda motor yang bakal menggunakan teknologi tersebut. Artinya, rancangan ini masih sebatas paten dan belum ada kepastian akan diproduksi secara massal.

Jika nantinya direalisasikan, teknologi QJMotor tersebut bisa menjadi alternatif untuk menghasilkan mesin satu silinder dengan getaran yang lebih rendah.

Konsep ini juga menunjukkan bagaimana QJMotor mencoba mencari solusi berbeda untuk meningkatkan karakter mesin single-cylinder. Menarik untuk melihat apakah teknologi tersebut benar-benar diterapkan pada motor produksi dan bagaimana performanya dibandingkan mesin satu silinder konvensional. (*)

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here