ROCKOMOTIF, Jakarta – Yamaha resmi memperkenalkan NMax E, skutik listrik pertama yang mengadopsi desain NMax bensin, di pasar Eropa. Motor listrik asal Jepang ini mempertahankan tampilan bongsor dan dinamis yang sudah dikenal, tetapi kini ditenagai baterai lithium-ion tanam dengan klaim jarak tempuh hingga 104 km.
Seperti dikutip dari laman resmi Yamaha Motor Europe, NMax E dirancang untuk mobilitas harian. Bagasinya luas, posisi berkendara ergonomis, dan sistem suspensinya diklaim memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Dimensinya panjang 1.980 mm, lebar 795 mm, dan tinggi 1.235 mm, dengan tinggi jok 770 mm, jarak sumbu roda 1.425 mm, dan ground clearance 135 mm. Bobot tanpa baterai tercatat 121 kg.
Motor eAxle dan Baterai 3,5 kWh
Penggeraknya berupa motor listrik eAxle yang dipadukan dengan transmisi sabuk atau belt drive. Sumber dayanya adalah baterai lithium-ion tanam berkapasitas 3,5 kWh, dengan tegangan 50,4 volt dan kapasitas 70,2 Ah. Kombinasi ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 104 km berdasarkan pengujian WMTC Class 1 pada suhu baterai 25 derajat Celsius.
Baca juga: Yamaha Nmax 125 Terbaru Hadir dengan Penyempurnaan Fitur
Pengisian daya bisa dilakukan di rumah lewat listrik 220 volt atau di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dengan konektor AC Type 2. Untuk mengisi dari kosong hingga penuh, dibutuhkan waktu sekitar 5,5 jam.
Tenaga Setara Skutik 125 cc
Di atas kertas, NMax E menghasilkan tenaga maksimum 7,5 kW pada 3.500 rpm dan torsi puncak 33,3 Nm pada 500 rpm. Yamaha menyebut performanya setara skutik bermesin pembakaran internal 125 cc.
Yamaha membekali NMax E dengan Traction Control System (TCS), Anti-lock Braking System (ABS), serta Wireless Accelerator Position Sensor Grip (APSG) pada bagian gas.
Meski sudah diperkenalkan, Yamaha belum mengumumkan harga resmi NMax E. Belum ada kabar untuk rencana penjualannya di luar Eropa, sehingga belum ada kepastian apakah skutik listrik ini akan hadir di Indonesia, tempat NMax bensin sudah dikenal luas.








