Mungkinkah Toyota Rakit Lokal C-HR Hybrid di Indonesia?

0
c-hr hybrid
Toyota C-HR Hybrid ini masih diimpor utuh (CBU) dari Thailand

ROCKOMOTIF, Jakarta – Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pernah menyatakan siap untuk merakit mobil hybrid. Namun, tidak menyebutkan model apa yang sekiranya cocok untuk diproduksi lokal.

Melihat peluang, sepertinya berat untuk Toyota C-HR bisa dirakit lokal. Faktor utama karena C-HR Hybrid yang dijual di Indonesia sendiri diambil dari Thailand, sama seperti versi mesin bensin. Jika dirakit lokal, maka otomatis negara yang punya julukan Gajah Putih itu akan kehilangan kuota ekspor.

Belum lagi, seperti yang diungkapkan Anton Jimmi sebagai Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM). Menurut dia masih banyak yang harus dipelajari untuk memutuskan mobil hybrid apa yang akan dirakit lokal di pabrik TMMIN.

“Perlu banyak diskusi dengan prinsipal, TAM, dan juga sampai ke TMMIN. Jadi kami juga akan menunggu bagaimana hasil regulasi dari kendaraan listrik nantinya,” tutur Anton usai peluncuran C-HR Hybrid di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Baca juga: Toyota C-HR Hybrid Dibanderol Setengah Milyar

Mengenai kesiapan pabrik, petinggi-petinggi dari TMMIN sendiri pernah menyatakan siap untuk merakit mobil hybrid di pabriknya yang berada di Karawang, Jawa Barat. Tetapi, menyesuaikan dengan kondisi atau permintaan pasar.

“Jadi C-HR ini memang pasarnya masih kecil terutama hybrid, Kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi di Indonesia model apa yang sekiranya cocok untuk dirakit di Indonesia,” ungkap Anton.

C-HR Hybrid menggunakan mesin ZR-FXE dengan power 100 ps yang dikombinasi motor listrik dengan power 36 ps. Di Indonesia, C-HR Hybrid ini dibanderol Rp 523,350 juta (single tone) dan Rp 524,850 juta (two tone).

Sementara Toyota masih meniagakan C-HR dengan mesin konvensional yang dijual dengan harga Rp 493,350 juta (single tone) dan Rp 494,850 juta (two tone).

LEAVE A REPLY