Ingat, Mobil Atau Motor Itu Tidak Cuma Ganti Oli Mesin Doang

0
oli transmisi
Perhatikan juga penggantian oli transmisi pada kendaraan

ROCKOMOTIF, Jakarta – Biasanya para pemilik kendaraan baik mobil atau motor suka lupa dengan hal yang satu ini. Apalagi kalau mobil atau motornya masih tergolong baru. Apa itu?

Kalau mendengar istilah ganti oli biasanya yang terbersit adalah oli mesin, bukan? Tapi jangan salah, pada mobil atau motor itu oli tidak hanya ada pada mesin saja.

Kalau pada motor, ada juga oli transmisi atau biasa juga disebut dengan oli gardan. Begitu juga pada mobil, tapi kali ini kita bahas tentang motor dulu ya.

Oli gardan itu berfungsi untuk melumasi gerigi atau gigi pada sistem transmisi. Terutama pada motor matik atau skutik, di mana transmisinya tidak terendam oleh oli mesin.

Baca Juga: Tiga Oli Motul Baru Untuk Skutik, Bisa Mengendalikan Panas

Pada skutik memang menggunakan transmisi CVT yang cenderung kering, jadi oli mesin hanya melumasi bagian pada mesin saja. Beda dengan motor bebek atau motor sport yang transmisinya menyatu pelumasannya dengan mesin.

Nah, sama halnya dengan oli mesin yang perlu masa penggantian secara rutin. Begitu juga dengan oli gardan yang perlu diganti secara berkala.

Contoh oli transmisi dari Motul untuk skutik

Masa Pakai Lebih Lama

Hanya saja masa pakainya cenderung lebih lama dari oli mesin. Idealnya ganti oli transmisi ini setelah dua kali ganti oli mesin.

Hal ini disampaikan oleh Technical and Training Service Engineer Motul Indonesia Isadat Salam. Agar motor tetap enak dibawa jalan, Isadat menyarankan agar oli gardan diganti setiap dua kali pergantian oli mesin.

“Memang di buku manual kendaraan biasanya tidak disebutkan kapan waktu atau setelah berapa km untuk mengganti oli gardan. Tapi idealnya adalah saat dua kali oli mesin. Jadi perbandingannya dua banding satu,” tambahnya saat peluncuran oli skutik Motul di Jakarta, Selasa (10/4).

Lebih lanjut, Isadat mengatakan jika setiap pabrikan biasanya mempunyai standar sendiri-sendiri untuk anjuran pergantian oli mesin. Ada yang menganjurkan setiap 2.000 kilometer, tetapi ada pula yang setiap 4.000 kilometer.

Karena itu, Motul selaku produsen oli menyarankan agar pemilik kendaraan mengganti oli gardan setelah dua kali melakukan pergantian oli mesin. Kalau tiap 2.000 km berarti ganti oli gardan di 4.000 km.

“Kalau ganti oli mesinnya setiap 4.000 km sekali ya berarti ganti oli gardan di 8.000 km. Gitu aja sih seterusnya,” tutup Isadat.

LEAVE A REPLY