ROCKOMOTIF, Jakarta – Setelah diumumkan beberapa waktu lalu bahwa Indonesia mendapatkan kuota Honda Prelude, kini PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi mengumumkan bahwa hal tersebut sudah ludes terpesan oleh penggemar di Tanah Air.
Adapun kuota yang didapatkan Indonesia untuk sport car dua pintu tersebut adalah sebanyak 40 unit, dan jumlah pemesanan tersebut berhasil terpenuhi meskipun belum genap satu pekan diumumkan.
Namun, melihat animo yang begitu besar dari penggemar di Tanah Air, PT HPM kembali membuka keran pemesanan sebanyak 60 unit untuk pengiriman tahun 2026 sebagai batch kedua. Adapun alokasi tambahan tersebut juga telah habis terjual dan total sebanyak 100 unit Honda Prelude akan meramaikan blantika otomotif nasional.
“Respons terhadap model ini mencerminkan penerimaan pasar terhadap pendekatan sport hybrid yang mengutamakan karakter berkendara. Prelude diterima dengan baik oleh konsumen yang memahami kualitas produk dan nilai pengalaman berkendara. Hal ini sejalan dengan arah pengembangan elektrifikasi kami yang tetap mempertahankan karakter Honda ke depan,” jelas Yusak Billy, Sales and Marketing and After Sales Director PT HPM, dalam keterangan resminya.
Honda Prelude merupakan model sport hybrid yang dikembangkan sebagai bagian dari evolusi lini elektrifikasi Honda, dengan tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi identitas Prelude sejak generasi pertamanya. Mengusung nama legendaris Honda Prelude, model ini dirancang dengan pendekatan yang menyeimbangkan performa, efisiensi, dan pengalaman berkendara untuk penggunaan sehari-hari.
Saat diluncurkan di Jepang, model ini mencatat sekitar 2.400 pemesanan dalam satu bulan sejak peluncuran pada 5 September 2025, atau sekitar delapan kali lipat dari target penjualan bulanan Honda yang ditetapkan di angka 300 unit.
Model Honda Prelude juga memperoleh pengakuan internasional dengan meraih penghargaan Best Coupe – New Car World Championships 2025/2026, serta Best Car Design of the Year 2025–2026 dari Japan Automotive Hall of Fame, yang menyoroti keseimbangan desain, performa, dan teknologi hybrid. (*)








