ROCKOMOTIF, Tangerang Selatan – Wahana Honda kembali menggelar program edukasi keselamatan berkendara bagi pelajar melalui kampanye #Cari_Aman.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan dan Jasa Raharja Tangerang Selatan ini melibatkan sekitar 500 siswa dari sejumlah sekolah di wilayah tersebut.
Melalui tim Safety Riding Promotion (SRP), PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melakukan roadshow ke beberapa sekolah, di antaranya SMP Negeri 11 Tangerang Selatan, SMA Negeri 11 Tangerang Selatan, SMK Negeri 5 Tangerang Selatan, dan SMK Al Amanah Al Gontory Tangerang Selatan.
Program dari Wahana Honda ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus membentuk kebiasaan berkendara yang lebih bertanggung jawab sejak dini.
Untuk siswa tingkat SMP, materi yang diberikan berfokus pada pengenalan perilaku aman di jalan raya, pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, hingga pemahaman mengenai potensi risiko di jalan.
Sementara bagi siswa SMA dan SMK, WMS memberikan pelatihan dasar berkendara yang mencakup teknik mengendalikan sepeda motor, posisi berkendara yang benar, serta cara mengambil keputusan yang tepat saat menghadapi berbagai kondisi lalu lintas.
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, menjelaskan bahwa edukasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menanamkan kesadaran keselamatan kepada generasi muda.
“Kami ingin membekali pelajar dengan pengetahuan dasar mengenai keselamatan berlalu lintas sekaligus menanamkan kesadaran bahwa keselamatan merupakan kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Semangat #Cari_Aman kami hadirkan agar generasi muda memahami pentingnya menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab,” ujar Agus Sani.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait situasi yang sering ditemui di jalan. Mulai dari penggunaan helm yang benar, pentingnya kelengkapan berkendara, hingga cara mengantisipasi potensi bahaya saat berada di lalu lintas.
Menurut Agus, edukasi keselamatan sejak usia sekolah memiliki peran penting dalam membentuk budaya berkendara yang lebih baik di masa depan.
“Penting bagi pelajar untuk memahami keselamatan berkendara sejak dini agar nilai-nilai tersebut tertanam hingga dewasa. Ketika mereka memiliki kesadaran yang baik mengenai keselamatan dan menerapkan semangat #Cari_Aman dalam aktivitas sehari-hari, peluang untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang tertib, aman, dan berkelanjutan akan semakin besar,” tambahnya.
Melalui program ini, WMS berharap semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya keselamatan di jalan raya dan dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan budaya berkendara yang aman di lingkungan sekitarnya. (*)








