ROCKOMOTIF, Jakarta – Toyota Gazoo Racing Indonesia tahun ini memiliki formasi baru dalam mengarungi Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026.
TB Adhi atau Tubagus Moerinsyahdi, yang telah tiga kali mengikuti ajang ini bersama TGRI, akan menghadapi tantangan berbeda. Sebab, pada tahun ini ia tidak lagi ditemani oleh navigator lokal, melainkan menggaet talenta dari Indonesia, M Herkusuma.
Keduanya mengandalkan SUV Toyota Fortuner untuk menghadapi reli yang berlangsung pada 9-15 Agustus 2026.
Menurut TB Adhi, duet bersama Herkusuma bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Rencana tersebut telah disiapkan sejak AXCR tahun sebelumnya, sekaligus menjadi bagian dari upaya Toyota Gazoo Racing Indonesia untuk mencetak navigator Tanah Air yang mampu berlaga di ajang tersebut.

“Ini sudah di-planning-kan semenjak berakhirnya AXCR tahun lalu. Kami sudah mendapatkan knowledge bagaimana cara mendidik navigator Indonesia untuk berlaga di AXCR. Dari knowledge yang dimiliki tim, saat inilah penerapannya,” ujar TB Adhi.
Herkusuma dipilih bukan hanya karena keduanya sudah bersahabat. Pengalaman dan rekam jejaknya juga menjadi pertimbangan setelah mendapatkan persetujuan dari TCD dan Toyota Gazoo Racing Indonesia.
Di sisi persaingan, TB Adhi menyadari tantangan AXCR 2026 tidak akan mudah. Ia akan berhadapan dengan sejumlah pereli terbaik dari Jepang dan Thailand. Persaingan juga semakin ketat karena tim Mitsubishi dan TGR Thailand terus melakukan pengembangan besar pada kendaraannya.
Meski demikian, TGRI juga tidak tinggal diam. TB Adhi menyebut timnya telah melakukan sejumlah improvement pada Toyota Fortuner yang digunakan untuk AXCR 2026.

“Alhamdulillahnya TGR Indonesia juga melakukan improvement besar di mobil. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh tim kita Indonesia bisa memberi perlawanan yang cukup menghadapi rival-rival kita dari Thailand dan Jepang,” katanya.
Menghadapi persaingan tersebut, TB Adhi memilih tidak membebani diri dengan target yang terlalu jauh. Ia ingin fokus menaklukkan setiap bagian lintasan sebaik mungkin.
“Targetnya tentunya adalah kalau saya melakukan yang terbaik dari tikungan ke tikungan berikutnya. Melakukan hal yang terbaik dari lubang ke lubang berikutnya. Dengan begitu seharusnya target juara bisa tercapai,” tutupnya. (*)








