ROCKOMOTIF, Jakarta – Dealer Suzuki Buana Indo Trada (BIT) Pulo Gadung, Jakarta Timur, resmi memperkenalkan konsep baru bertajuk “From Heart to Experience” setelah lebih dari tiga dekade melayani konsumen. Pendekatan ini menitikberatkan pada ketulusan pelayanan lewat pembaruan tampilan showroom, penataan ruang, dan fasilitas penunjang yang lebih modern.
Yulius Purwanto, Network & Product 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, menjelaskan bahwa pembaruan ini dirancang berdasarkan beragam kebutuhan pelanggan saat berkunjung.
“Setiap pelanggan datang dengan tujuan dan aktivitas berbeda-beda. Karena itu, kami melihat pembaruan dealer bukan hanya dari sisi fasilitas, tetapi dari bagaimana setiap ruang dapat memiliki fungsi tepat dan saling melengkapi,” ujar Yulius.
Baca juga: Suzuki Serahkan XL7 Terbaru ke Pelanggan Pertama, SPK Tembus 1.300 Unit

Konsep ini memadukan high functionality, eco-friendly concept, dan nuansa modern lewat showroom yang lebih terbuka dan terang, diperkuat sentuhan ornamen hijau.
Customer Lounge kini memiliki area duduk lebih luas, sementara Service Waiting Area dilengkapi Wi-Fi, area kerja, dan charging station. Bagi yang membutuhkan privasi, tersedia Private Dealing Area dan Private Room, ditambah Kids Playground bagi pelanggan yang datang bersama keluarga.
Sebagai pelengkap peresmian, Suzuki turut menghadirkan service campaign bagi 100 unit kendaraan. Pelanggan memperoleh pemeriksaan 23 item kendaraan secara gratis, termasuk diagnosis menggunakan Suzuki Smart Diagnostic Tester II (SDT-II), oli mesin dan filter oli gratis, souvenir, serta voucher diskon 15 persen untuk pembelian Suzuki Genuine Parts, Suzuki Genuine Accessories, dan merchandise.

Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales, menegaskan pentingnya layanan purnajual dalam menjaga hubungan dengan pelanggan.
“Melalui service campaign ini, pelanggan dapat melakukan pemeriksaan kendaraan sekaligus mendapatkan dukungan perawatan sebagai bagian dari pengalaman kepemilikan bersama Suzuki,” ujar Hariadi.








