ROCKOMOTIF, Jakarta – Chery kembali menghadapi masalah keselamatan pada Omoda 5 di Malaysia. Pabrikan asal China tersebut mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall terhadap 8.878 unit SUV yang juga dikenal sebagai Omoda C5.
Langkah ini dilakukan setelah muncul laporan mengenai komponen gandar belakang yang terlepas saat kendaraan melaju.
Kasus terbaru terjadi pada 6 Oktober 2026 di Johor Bahru, Malaysia, melibatkan Omoda 5 tahun produksi 2023. Menurut keterangan Chery yang dilansir dari CarNewsChina, insiden tersebut tidak menimbulkan korban luka. Namun, kejadian ini kembali memunculkan perhatian terhadap aspek keselamatan kendaraan, mengingat masalah serupa pernah terjadi pada 2024.
Berdasarkan hasil investigasi awal, sejumlah titik pengelasan pada lengan trailing arm gandar belakang diduga tidak memiliki kekuatan yang memadai. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan sambungan las patah dalam kondisi ekstrem.
Baca juga: As Belakang Chery Omoda 5 Lepas di Malaysia, Mengulang Kasus Recall 2024
Chery Malaysia menyatakan akan memeriksa kendaraan yang terdampak dan mengganti komponen terkait apabila diperlukan. Seluruh pemeriksaan serta penggantian komponen dalam kampanye ini dilakukan secara gratis. Pemilik kendaraan dapat mengecek keterlibatan mobil melalui nomor identifikasi kendaraan atau VIN di situs resmi Chery Malaysia.

Recall Kedua Setelah Kasus pada 2024
Ini bukan kali pertama Omoda 5 menghadapi masalah gandar belakang di Malaysia. Pada April 2024, Chery menarik kembali 600 unit setelah insiden serupa terjadi. Investigasi saat itu mengarah pada proses pengelasan gandar belakang yang tidak dikalibrasi dengan tepat. Sebanyak 60 kendaraan yang diproduksi pada 15 Agustus 2023 kemudian diidentifikasi membutuhkan penggantian gandar.
Meski demikian, Chery belum memastikan apakah insiden terbaru disebabkan oleh cacat yang sama dengan kasus sebelumnya. Perusahaan menyebut model dengan desain terkait sudah tidak lagi diproduksi dan pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan dari kelompok produksi yang sama di pasar lain.








