Ternyata Tidak Boleh Terlalu Sering Cuci Mobil Pakai Shampo

0
tips cuci mobil
Jangan sembarang mencuci mobil Anda kalau tidak mau bodinya baret

ROCKOMOTIF, Jakarta – Kebanyakan pemilik mobil ketika mencuci selalu menggunakan shampo, agar hasilnya bisa jauh lebih bersih. Memang tidak salah, tetapi sebaiknya intensitas penggunaan shampo tersebut dikurangi, apalagi kadar kimia atau PH balance dari shampo itu sendiri cukup besar.

Jika sering digunakan, dampak jangka panjang bisa merusak permukaan cat pada bodi. Lama kelamaan akan terlihat pudar, karena kandungan kimia dari shampo itu sendiri.

“Sebaiknya setiap satu minggu saja mencuci menggunakan shampo, selebihnya pakai air saja,” tutur Christopher Sebastian, CEO dari Makko Group di Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

Baca juga: Jangan Asal Cuci Mobil Agar Bodi Mobil Tidak Cepat Baret

Selain itu, pemilihan PH shampo juga perlu diperhatikan, usahakan di bawah dari 10. Jangan lebih dari itu karena lama kelamaan tidak bagus juga buat kualitas cat mobil tersebut.

Cuci Hingga Benar-Benar Kering

Jika sering menggunakan shampo mobil yang dijual di supermarket biasanya memiliki PH balance di atas 10. Sebaiknya Anda menggunakan shampo khusus yang dijual di toko-toko khusus otomotif. Menurut Christopher Itu akan lebih baik, tapi tetap tidak disarankan mencuci menggunakan shampo setiap hari.

“Kalau PH-nya rendah juga tetap tidak boleh sering-sering cuci pakai shampo, walaupun shampo khusus mobil. Sebenarnya cukup pakai air saja, kalau pakai shampo kalau benar-benar kotor saja,” kata Christopher.

Bukan hanya itu, untuk merawat cat mobil juga pemilik harus benar-benar mencuci hingga benar-benar kering. Karena jika masih ada sisa-sisa air maka itu bisa menimbulkan jamur atau deposit mineral. Bukannya bersih tapi malah meninggalkan bercak.

Baca juga: Bisnis Coating Mobil Lagi Seksi, Topcoat Janjikan Balik Modal Satu Tahun

Begitu juga ketika terkena hujan atau embun pagi hari, harus dilakukan pembersihan atau dan dikeringkan lagi setelah mobil terkena air hujan. Air hujan itu ucap Christopher punya kandungan asam yang tinggi.

“Kalau tidak, efek jangka panjangnya juga sama bisa membuat cat mobil menjadi cepat kusan. Bilas dulu pakai air di rumah kemudian di lap sampai benar-benar kering,” ungkap Christopher.

Untuk penggunaan lap juga tidak disarankan menggunakan kanebo atau chamois. Karena menurut Christopher sekarang ini sudah tidak bisa lagi membedakan mana kanebo yang asli. Untuk itu sebaiknya gunakan lap microfiber yang memiliki serat lebih halus.

Dan ingat, gunakan dua lap berbeda untuk bagian atas dan bawah mobil ya. Biar mobil benar-benar bebas dari kotoran serta debu.

LEAVE A REPLY