Ertiga Smart Hybrid Bisa Jadi Senjata Baru Suzuki

0
ertiga smart hybrid

ROCKOMOTIF, Jakarta – Rencana pemerintah untuk memberikan insentif khusus bagi mobil ramah lingkungan disambut baik oleh Suzuki. Pabrikan Jepang ini meski tidak mengandalkan mobil listrik murni, tapi mereka punya teknologi smart hybrid.

Teknologi ini sebenarnya sudah digunakan di India dengan wujud Suzuki Ertiga Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Di Tanah Air juga sebelumnya Ertiga SHVS ini sudah pernah dijual, hanya saja bermesin diesel.

Kali ini Suzuki Ertiga yang dihadirkan adalah Ertiga SVHS bermesin bensin. Hadirnya mobil ramah lingkungan ini dalam Pameran dan Parade Kendaraan Bermotor Listrik. Apakah kehadiran Ertiga Hybrid ini pertanda akan diluncurkan untuk pasar Indonesia?

Baca juga: Suzuki Ertiga Masih Berkuasa di Jawa Barat

Menurut Donny Saputra, Direktur Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) hal ini tergantung strategi dari masing-masing negara. Tapi mengingat ini adalah MPV 3 baris bisa jadi model terbaru Ertiga di Indonesia.

“Hybrid? Tiap negara kan punya stategi, di India hanya di jual Nexa dan dikondisikan dengan di sana. Kondisi di sini (Indonesia) berbeda, produk yang terjual di sini 3 baris. Nah pendekatan kita juga tidak bisa samakan dengan mereka-mereka yang premium produk,” ungkap Donny di Cirebon beberapa waktu lalu.

Donny menambahkan jika pada tahun 2017, Suzuki telah memiliki New Ertiga Diesel Hybrid yang mengadaptasi teknologi SHVS dan menjadi yang pertama di kelasnya dalam hal teknologi ramah lingkungan.

Baca juga: Suzuki Stop Terima Inden Jimny di Indonesia?

“Maka dari itu, kami siap mendukung pemerintah menuju masa transisi era mobil listrik, untuk Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi,” jelasnya.

SHVS adalah teknologi mesin mild hybrid yang telah dikembangkan Suzuki secara global. Khusus di Indonesia, teknologi SHVS masih dalam tahap penelitian agar bisa disesuaikan dengan karakter dan kondisi jalanan di dalam negeri.

Teknologi SHVS memiliki sistem kerja yang sederhana. Diawali ketika kendaraan pada posisi berhenti serta pengemudi tidak menginjak pedal dan gigi pada posisi ‘N’ atau netral. Maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop yang berfungsi mematikan mesin. Namun sistem kelistrikan tetap menyala. Kemudian apabila pedal diinjak, secara otomatis ISG akan menyalakan kembali mesin kendaraan.

Baca juga: Suzuki Siap Hadirkan Ertiga XL6 di Indonesia Tahun Depan

“Banyak fitur di merek lain? Setiap merek punya komposisi apakah mereka lebih mementingkan fitur elektronika, apakah di mesin, produk atribut survey berdasarkan itu. Dan produk kita itu mau ke mana, targetnya siapa, kalau kita lihat di Indonesia penawarannya banyak,” lanjut Donny.

Donny juga mengatakan kalau Suzuki lebih melihat ke pasar terutama target market mereka. “Mungkin produk yang datang agak terlambat. Dan ini kita lihat pasar siapa yang menggunakannya, karena nggak cuma fitur.”

Kita tunggu saja apakah Ertiga Hybrid bermesin bensin ini akan resmi dipasarkan di Tanah Air. Tapi Ertiga tanpa embel-embel hybrid saja sudah terbukti sangat irit bahan bakar. Kalau yang hybrid bakal lebih irit lagi mungkin ya.

LEAVE A REPLY