SPKLU Pertama di Jawa Tengah Diresmikan

0
SPKLU PLN Jawa Tengah

ROCKOMOTIF, Jakarta – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berguna sebagai pengisian daya untuk kendaraan listrik, untuk pertama kalinya diresmikan PLN di Jawa Tengah.

Peresmian SPKLU tersebut, disebutkan oleh PLN sebagai wujud serta dukungan dan kesiapan dari perusahaan listrik negara untuk menyambut era kendaraan listrik di Tanah Air. Selain itu, ini juga sebagai langkah lanjutan dari Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 yang mengatur tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Dalam keterangan resminya, Feby Joko Priharto selaku General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY, mengatakan selain untuk memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan listrik nantinya. Ini juga sebagai dampak positif untuk psikologis masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata mengenai keberadaan kendaraan listrik di Tanah Air.

Baca juga: PLN Sudah Siapkan Infrastruktur untuk Kendaraan Listrik

“Selain menunjukan dukungan dan kesiapan PLN dalam menyongsong era kendaraan listrik. Keberadaan SPKLU juga memberi dampak psikologis yang positif bagi masyarakat agar tidak ragu dan takut untuk menggunakan kendaraan listrik,” ujar Feby.

SPKLU komersial pertama di wilayah Jawa Tengah ini terdiri dari 2 unit charger yang bersifat fast charging dan normal charging. Tentunya sudah memenuhi standar Electric Vehicle Eropa dan Jepang. Pengisian dengan unit fast charging membutuhkan waktu maksimal 2 jam, sedangkan normal charging membutuhkan waktu 6-8 jam.

Setelah peresmian SPKLU pertamanya, sebagai langkah lanjutan nantinya PLN juga akan terus mengembangkan dan membangun sebanyak lima unit SPKLU di sepanjang Jateng dan Yogyakarta. Daerah yang akan disasar oleh PLN antara lain adalah Tegal, Pekalongan, Kudus, Yogyakarta dan Surakarta.

“Penyediaan SPKLU di kota-kota tersebut akan diupayakan berada di area publik. Seperti rest area tol, area parkir pusat perbelanjaan atau ruang yang mudah diakses masyarakat pengguna mobil listrik. Kami berharap dengan adanya SPKLU ini dapat memudahkan masyarakat mengakses ketersediaan tenaga listrik sesuai kebutuhannya. Dan kami juga menghimbau seluruh pihak agar dapat bersama-sama menjaga baik SPKLU,” tutup Feby.

LEAVE A REPLY