Asa Juara Memen Harianto di AXCR 2026 Sirna, Harus Puas di P4 T1G

0
Memen Harianto AXCR 2026
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Perjuangan Memen Harianto di Musashi Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 akhirnya berakhir tanpa gelar juara.

Mengendarai Toyota Hilux Revo nomor start 116 bersama Indonesia Cross Country Rally Team, ia berhasil menyelesaikan seluruh enam leg, tetapi harus puas finis di posisi keempat di klasemen, kelas T1G yang merupakan kelas bergengsi setelah mengalami overheating pada special stage (SS) terakhir.

AXCR 2026 berlangsung di Thailand pada 9–15 Agustus. Sepanjang lima leg pertama, Memen Harianto tampil konsisten. Sejak Leg 3, ia berhasil memimpin kelas T1G dan mempertahankan posisi tersebut hingga Leg 5. Bahkan, peluang untuk membawa pulang gelar juara semakin terbuka sebelum masalah datang di SS6.

Toyota Hilux Revo yang dikendarainya mengalami overheating di tengah lintasan. Menurutnya, disinyalir komponen thermostat tidak terbuka full, sehingga menyebabkan kondisi mobil lebih cepat panas.

Hal ini memaksnya untuk berhenti dan melakukan perbaikan sebelum kembali melanjutkan perlombaan. Waktu yang terbuang membuat posisinya terlempar dari singgasana juara.

Memen Harianto AXCR 2026
Toyota Hilux Revo jadi andalannya di AXCR 2026

“Yang paling penting, kami bisa menyelesaikan seluruh leg dari Leg 1 sampai Leg 6. Di SS6 memang kami mengalami overheating dan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu di dalam SS. Itu membuat waktu kami terbuang cukup banyak,” ujar Memen.

Meski kecewa, Memen Harianto memilih melihat sisi positif dari pencapaiannya tersebut. Baginya, menyelesaikan seluruh rangkaian reli merupakan hal penting, terutama dalam ajang yang dikenal memiliki tantangan berat dan kondisi ekstrem.

“Kalau tidak ada masalah tersebut, tentunya kami masih memiliki peluang untuk mempertahankan posisi pertama T1G sampai akhir. Tetapi inilah rally. Yang paling penting buat saya, kami tidak menyerah dan tetap menyelesaikan SS6 sampai finish,” sambunganya.

Ia juga mengakui target utama tim adalah meraih juara T1G. Karena itu, hasil akhir tersebut menjadi kekecewaan tersendiri.

“Target kami tentu saja juara. Jadi saya pasti kecewa karena kesempatan itu akhirnya hilang akibat masalah overheating dan waktu yang terbuang. Tetapi saya juga bersyukur karena kami tetap bisa menyelesaikan seluruh rangkaian AXCR 2026,” katanya.

Setelah balapan, Memen Harianto menyebut masalah overheating akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keandalan kendaraan dan kesiapan tim menghadapi reli jarak panjang.

Memen Harianto AXCR 2026
Thermostat disinyalir jadi biang kerok overheat

“Kami akan evaluasi semuanya. Masalah di SS6 ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Kami akan kembali dengan persiapan yang lebih baik.”

Memen Harianto juga menyampaikan terima kasih kepada sponsor, partner, tim, mekanik, keluarga, komunitas, media, dan masyarakat Indonesia yang telah mendukung perjuangannya.

“Perjuangan belum selesai. Kami akan kembali dan berusaha memberikan hasil yang lebih baik untuk Indonesia,” tutup Memen.

Dalam perjuangannya tersebut, Memen, ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada sponsor, seperti FIN+, Galat Exchange, Pertamina, Pegadaian, Injourney Airport, TCD Asia Pacific Indonesia, Delium Radial, Method Race Wheels, Furukawa Battery, Mamba Racing Shock, Roma Motor, Xtreme Indonesia, Tsuchia Indonesia, Pertamina Fastron, MCI Carbon, Nexter Brake Pad, Runstop Brake, Lambang Garage, ADco Law, JNE, Warung Bambu Nusantara, MAX Decal, SS Motor, Ring Satu, KIM, serta seluruh sponsor dan partner lainnya. (*)

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here