Roda Depan Jaecoo J5 EV Terlepas di Jakarta, Cacat Pabrik Juga? 

0
lepas roda jaecoo j5 ev
ads top

ROCKOMOTIF, Jakarta – Insiden Jaecoo J5 EV yang mengalami kerusakan hingga roda depan kanannya terlepas di Jakarta Pusat menjadi sorotan publik. Peristiwa ini turut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas dan keselamatan mobil listrik Chery Group, terutama setelah kasus patahnya as roda belakang Omoda 5 di Malaysia.

Insiden Jaecoo J5 EV terjadi pada 4 November 2026 sekitar pukul 08.20 WIB di Jalan KH Mas Mansyur, kawasan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan SUV listrik berwarna hitam tersebut berhenti di dekat pembatas jalan dengan kondisi roda kanan depan terlepas dari kendaraan. Sejumlah komponen suspensi dan bagian bumper juga terlihat berada di jalan.

Jaecoo Indonesia kemudian memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan teknis yang dilakukan tim perusahaan setelah berkomunikasi dengan pemilik kendaraan, mobil disebut lebih dahulu mengalami benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan.

“Hasil pemeriksaan tidak menemukan indikasi bahwa cacat produk menyebabkan insiden tersebut,” demikian pernyataan resmi Jaecoo Indonesia.

Baca juga: Chery Recall Hampir 9 Ribu Unit Omoda 5, Masalah Gardan Belakang Terulang

Perusahaan juga menegaskan bahwa roda yang terlepas merupakan bagian depan kanan, bukan roda belakang seperti informasi yang sempat beredar. Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan pada bumper depan kanan, fender, dan pintu depan penumpang.

Tim aftersales Jaecoo Indonesia kini berkoordinasi dengan pemilik kendaraan untuk menangani proses perbaikan dan menyiapkan kebutuhan suku cadang.

lepas roda jaecoo j5 ev

Disorot Usai Kasus As Roda Omoda 5 di Malaysia

Insiden ini semakin menarik perhatian karena terjadi tidak lama setelah Chery Omoda 5 mengalami kasus as roda belakang terlepas di Malaysia.

Departemen Transportasi Jalan Malaysia (JPJ) sebelumnya menangguhkan sementara persetujuan tipe kendaraan Omoda 5 pada 11 Oktober 2026. Chery kemudian mengumumkan recall terhadap 8.878 unit Omoda 5 varian C dan H untuk pemeriksaan serta penggantian komponen terdampak.

Meski sama-sama melibatkan komponen roda, kedua kejadian tersebut belum terbukti memiliki hubungan. Kasus Omoda 5 berkaitan dengan as roda belakang, sedangkan Jaecoo menyebut insiden J5 EV di Jakarta terjadi akibat benturan pada bagian depan kanan.

Baca juga: Chery Group Recall Lebih dari 1.000 unit Mobil

Berdasarkan data Gaikindo, Jaecoo J5 EV mencatat distribusi wholesales sebanyak 26.635 unit sepanjang Januari hingga September 2026. Angka tersebut menjadikannya mobil penumpang listrik berbasis baterai (BEV) terlaris di Indonesia pada periode tersebut.

Hingga kini, belum ada hasil investigasi independen terkait insiden di Jakarta. Karena itu, penyebab kejadian masih mengacu pada hasil pemeriksaan teknis yang disampaikan pihak Jaecoo Indonesia.

bottom rock ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here